5 Film Buatan Indonesia Dengan Biaya Produksi Termahal

5 Film Buatan Indonesia

60DetikInet ~ Untuk membuat sebuah film itu tidaklah murah, biaya untuk satu kali pembuatan film bisa menghabiskan dana puluhan hingga ratusan miliar. Bahkan biaya produksi film sekelas Hollywood ada yang memakan biaya sampai triliunan.

Kok bis mahal gitu? Ada banyak faktor yang membuat produksi film bisa sangat mahal. Salah satunya karena dibintangi oleh aktor ternama, membutuhkan banyak properti, ada CGI untuk visual effectnya dan waktu pembuatan film.

Semakin lama waktu pengerjaannya dan semakin banyak aktor serta efek CGI yang dibutuhkan, maka akan semakin mahal biaya pembuatan film tersebut.

Meskipun memakan biaya yang sangat mahal, bisnis film cukup menjanjikan karena akan menghasilkan profit yang jauh lebih besar dari modal awalnya. Contohnya saja film Hollywood yang bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan triliun.

Selain film Hollywood, film Indonesia juga banyak yang memakan biaya produksi mahal. Berikut lima film Indonesia dengan biaya produksi termahal.

Trilogi Merdeka (Rp 64 Miliar)

Trilogi Merdeka merupakan film serial yang terbagi jadi tiga film, yaitu Merah Putih (2009), Darah Garuda (2010) dan Hati Merdeka (2011). Sekitar Rp 64 miliar dikeluarkan untuk membuat tiga film ini.

Film ini juga sampai dipromosikan ke luar negeri, tapi sayang di Indonesia film ini hanya mendapatkan 1,4 juta penonton saja secara keseluruhan. Bisa dikatakan film Trilogi Merdeka mengalami kerugian yang cukup besar.

The Raid 2: Berandal (Rp 63,5 Miliar)

Film kedua dari The Raid ini memang mendapatkan kesuksesan besar. Namun biaya pembuatan film yang dibintangi Iko Uwais ini tidaklah murah, setidaknya film ini memakan biaya sampai Rp 63,5 miliar.

Meskipun menelan biaya produksi yang besar, The Raid 2 tetap mendapatkan keuntungan besar. Film yang disutradarai oleh Gareth Evans berhasil meraup penghasilan sebesar USD 6,8 juta atau sekitar Rp 96,1 miliar.

Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (Rp 28,2 Miliar)

Dibintangi oleh Vino Bastian, film Wiro Sableng yang rilis pada tahun 2018 ini jadi film yang cukup banyak diperbincangkan. Film yang mengisahkan pendekar bersenjata kapak ini juga memakan biaya produksi yang cukup besar, yakni sebesar Rp 28,2 miliar.

Meskipun demikian, film ini tetap mendapatkan keuntungan dengan pendapatan mencapai USD 3 juta atau sekitar Rp 42,3 miliar.

Pendekar Tongkat Emas (Rp 25 Miliar)

Film Pedenkar Tongkat Emas yang rilis pada 2014 ini juga dipasarkan secara internasional dengan judul The Golden Cane Warrior. Film kolosal ini memakan biaya yang sangat mahal karena melibatkan beberapa aktor ternama dan waktu pembuatan yang tidak sebentar.

Biaya produksinya ditaksir mencapa Rp 25 miliar. Dengan biaya produksi semahal itu, sayangnya film ini hanya ditonton enggak lebih dari 300 ribu orang.

Sultan Agung: Tahta, Perjuangan Dan Cinta

Film biografi yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini menceritakan tentang sejarah dan perjuangan Sultan Agung di masa lalu. Karena ini adalah film kolosal, biaya produksinya juga tentu sangat mahal.

Tercatat film yang dirilis pada tahun 2018 lalu ini memakan biaya produksi sampa USD 1,3 juta atau sekitar Rp 18 miliar rupihak. Film ini sukses mendapat banyak penghargaan, salah satunya Fetival Film Bandung untuk Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop.

Baca Juga : Ternyata 3 Artis Seksi Dan Cantik Ini Adalah Jebolan Pesantren

Baca Juga : Diam-Diam Supermarket Memiliki Rahasia Yang Unik

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

pasang togel online terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.