5 Hal Yang Lebih Berarti Dari Tumpukan Uang

Lebih Berharga Dari Tumpukan Uang

Berita Online ~ Semua orang berlomba-lomba mencari tumpukan uang sebanyak-banyaknya demi memenuhi kebutuhan hidup dan hasratnya. Kerja dari pagi sampai malam hanya demi tumpukan uang.

Tidak salah sih, malahan mencari nafkah itu wajib lho hukumnya. Cuma pernah tidak sepintas kita membayangkan kalau hidup kita ini sebagian besar dihabiskan untuk bekerja, untuk mencari uang, sementara waktu luangnya sangat sedikit.

Coba renungkan setiap hari kita mengulangi rutinitas yang sama, melakukan pekerjaan yang itu itu aja, ada tidak pemikirkan kita hidup di dunia ini untuk apa sih? Masa cuma untuk mencari uang saja, perasaan kurang tepat di hati deh.

Mari simak artikel ini sampai tuntas bahwa di dunia ini ada banyak hal yang jauh lebih berharga dari tumpukan uang. Semoga dengan membaca artikel ini, hidup kita tidak terpaku hanya untuk mencari uang saja.

Waktu Luang

Kebanyakan orang bekerja siang dan malam agar uangnya semakin bertambah. Tapi kebanyakan tidak sadar kalau dia telah mengorbankan waktu luangnya untuk mencari uang semata.

Dari seminggu, paling hanya satu hari saja kita punya waktu luang, sisanya kita habiskan dengan bekerja. Tidak salah sih, itu tergantung persepsi masing-masing, tapi apakah kamu mau menghabiskan sisa hidupmu dengan mengorbankan waktu luang terus?

Jika kamu punya banyak waktu luang, kamu punya banyak kesempatan untuk beribadah, kumpul bareng keluarga dan banyak melakukan kebaikannya lainnya. Lalu bagaimana caranya agar uang mengalir tapi waktu luang banyak? Silahkan pikirkan oleh hati nurani masing-masing.

Kesehatan

Sehat itu mahal, percuma punya tumpukan uang segunung tapi tubuh kamu tidak sehat. Apapun yang kamu miliki ketika kamu tidak sehat atau divonis penyakit berat, rasanya tumpukan uangmu tidak terlalu berguna.

Kamu merasa uang tidak bisa melakukan apa-apa, yang kamu inginkan hanya ingin sehat lagi dan bisa berlari lagi seperti sediakala. Oleh karena itu syukuri nikmat sehat ini karena ini jauh lebih berharga dari kekayaan.

Keluarga

Kita mencari uang demi menghidupi keluarga, tapi seberapa banyak kita menghabiskan waktu bersama keluarga, ngobrol bareng, liburan bareng atau melakukan kegiatan lainnya?

Mungkin bagi job addict, hal itu pasti jarang terlaksana. Terlalu terobsesi mencari kekayaan bisa membuatmu melupakan kebahagiaan bersama keluarga.

Sahabat

Banyak yang mengorbankan segalanya demi meraih kekayaan, waktu, kesehatan, keluarga dan bahkan sahabat. Karena terlalu terobsesi, jadi jarang berinteraksi dengan orang lain, jarang tertawa bersama, jarang ngobrol dan suka mendem masalah sendiri.

Mungkin dia uangnya banyak, tapi dia merasa hidupnya sendirian dan kesepian. Kalau udah begini, susah meraih kebahagiaannya.

Nikmat Iman Dan Islam

Ada nikmat yang jauh lebih besar dari nikmat apapun yang ada di dunia ini, yaitu nikmat iman dan Islam. Hanya saja kebanyakan dari kita lebih terobsesi mencari dunia sehingga melupakan urusan ibadah. Kalaupun ibadah paling pas kesampernya aja.

Kekayaan itu hanya nikmat kecil, dibandingkan dengan nikmat iman dan Islam tidak ada apa-apanya, bagaikan kerikil dan gunung. Namun kita tidak sadar dan tidak tahu seperti apa nikmat iman dan Islam itu.

Secara garis besar, nikmat iman dan Islam itu adalah ketenangan di hati atau jiwa. Ketenangan itu muncul ketika hati kita selalu mendekatkan diri kepada Allah. Tak sedikit di luar sana yang bergelimang harta tapi hatinya diselimuti kegelisahan dan kegundahan.

Nah setelah membaca pembahasan di atas, mari kita ubah tujuan hidup kita bahwa uang bukanlah tujuan utama. Ada hal yang jauh lebih berharga dari sekedar tumpukan uang.

Baca Juga : Inilah 5 Arti Warna Almamater Yang Digunakan Mahasiswa Paling Ikonik Di Indonesia

Baca Juga : Inilah 5 Hutan Kota Yang Terbaik Di Dunia

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

BANNER 4

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.