5 Pemimpin Negara di Dunia yang Jenazahnya Diawetkan

Kematian pemimpin negara meninggalkan duka mendalam untuk rakyatnya. Untuk mengenangnya, warga dapat mengunjungi makam sang pemimpin. Namun, selain dimakamkan, ada juga pemimpin negara yang disemayamkan di dalam peti dan diawetkan dengan berbagai cara. Berikut sederet pemimpin dunia yang jenazahnya diawetkan, seperti dirangkum dari berbagai sumber pada Minggu (16/1/2022) :

1. Vladimir Ilyich Lenin

Vladimir Ilyich Lenin adalah politikus dan pemimpin terkenal dari Uni Soviet yang berkuasa pada 1917. Lenin dinyatakan meninggal pada 1924. Pria kelahiran 22 April 1870 di Simbirsk ini meninggal karena terserang stroke beberapa kali setelah ditembak musuh politiknya, Fanny Kaplan. Lenin pernah berwasiat untuk dimakamkan di samping makam ibunya. Meskipun telah tiada, diktator Joseph Stalin tetap mengizinkan warganya untuk menziarahi jasad Lenin. Pemerintah Uni Soviet memutuskan tidak mengubur tetapi mengawetkannya. Jasad Lenin disemayamkan dalam peti kaca di Mausoleum Lenin di Lapangan Merah Moskow.

2. Kim II-sung

Kim II-sung merupakan pendiri sekaligus pemimpin pertama Korea Utara. Pria kelahiran 15 April 1912 ini sempat membentuk Down With Imperialism Union, sebuah organisasi perlawanan imperialisme Jepang pada Oktober 1926. Kim II-sung dikabarkan meninggal pada 8 Juli 1994 karena serangan jantung. Jenazahnya pun diawetkan dengan cara dibalsem dan disemayamkan di peti kaca. Jasad Kim II-sung dibaringkan di Mausoleum Istana Kumsusan, Pyongyang, yang diresmikan pada tahun 1995.

3. Ho Chi Minh

Ho Chi Minh adalah seorang pemimpin Vietnam yang lahir dengan nama asli Nguyen Sinh Cung. Dikenal dengan julukan Paman Ho, Ho Chi Minh menggelorakan pembebasan Vietnam dan menjadi simbol kemerdekaan Vietnam.

Diketahui Ho Chi Minh meninggal karena serangan jantung pada 2 September 1969 di Hanoi. Tepatnya saat Dirgahayu Republik Demokrasi Vietnam ke-44. Jasad pemimpin yang lahir pada 19 Mei 1890 di Kim Lien ini ternyata diawetkan dengan cara dibalsem. Setelah itu, disemayamkan di Mausoleum Ho Chi Minh, Lapangan Ba Dinh, Hanoi.

4. Mao Zedong

Sama seperti Ho Chi Minh, jasad Mao Zedong diawetkan dengan cara dibalsem. Mao Zedong merupakan seorang pemimpin dan pendiri negara Republik Rakyat China (RRC). Ia meninggal pada 9 September 1976. Jasadnya disemayamkan dalam sebuah peti kaca di Mausoleum Mao Zedong. Tempat tersebut berada di salah satu sisi Lapangan Tiananmen, Beijing, China.

Sebelumnya, Mao Zedong pernah berwasiat ingin dikremasi dan menjadi salah satu dari pejabat tinggi China pertama yang menyetujui proposal ‘Semua Pemimpin Pusat di China Dikremasi Setelah Mati’ pada November 1956.

5. Ferdinand Marcos

Ferdinand Marcos dikenal sebagai diktator Filipina dengan kasus korupsi merajalela. Mahkamah Agung Filipina memperkirakan, Marcos berhasil mengumpulkan 10 miliar dolar AS selama menjabat. Diktator Filipina ini meninggal pada 1989. Marcos meninggal saat pelariannya ke Honolulu, Hawai, Amerika Serikat (AS). Saat itu juga ia menderita penyakit ginjal, jantung, dan paru-paru. Tahun 1993, Pemerintah Filipina baru mengizinkan jasad Marcos dibawa ke Filipina. Kemudian, pada tahun 1996 jasadnya diawetkan dan disemayamkan di ruang bawah tanah, mausoleum pribadi Byodo-In di Pulau Oahu, barat daya Filipina hingga kini.

Baca Juga:Berlian Biru Begitu Diburu Bagi Para Ilmuwan

Baca Juga:Kisah Orang Biasa Yang Menikahi Keluarga Kerajaan

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.