Anggota DPRD DKI Jakarta Ungkap Kejanggalan Proyek Monas

William Aditya Anggota DPRD Menduga Proyek Monas dimenangkan Perusahaan Kontraktor yang Kurang Bonafit

Berita Hari Ini ~ Anggota DPRD Jakarta William Aditya menduga bahwa proyek revitalisasi kawasan Monas dimenangkan oleh perusahaan yang kurang benefit. Pasalnya, kantor pemenang proyek itu berada di kawasan perkampungan wilayah Jakarta Timur.

Dia pun sudah mengungkapkan hal tersebut lewat akun Twitter-nya dan meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjelaskan hal tersebut. “Proyek di Monas sampai Rp 71,3 miliar Rupiah tapi pemenang tender lokasinya pas dicek di google map kok di perkampungan begitu? Bisa dijelaskan pak gub @aniesbaswedan,” cuit akun @willsarana.

Revitalisasi kawasan Monas merupakan proyek dari Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang Pemprov DKI Jakarta. Proyek yang menebang banyak pohon ini nilainya mencapai Rp 71,3 miliar, dimenangkan oleh PT Bahana Prima Nusantara.

William menyatakan, perusahaan yang menang tender besar itu seharusnya memiliki kualitas. Bahkan penempatan lokasi kantornya pun harus jelas. Sayangnya, saat dicek melalui website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) miliki pemerintah tidak menunjukkan hal tersebut. “Jadi kami menemukan, kami kan cek di website LPSE cek pengadaan, kita cek karena revitalisasi monas itu sedang ramai, gimana sih kejelasan proyek itu, kita lihat ternyata pemenangnya PT Bahana itu, kita cek alamatnya kok di perkampungan,” kata William

Dia mengaku juga telah mendapat laporan bahwa lokasi kantor PT Bahana Prima Nusantara di Ciracas, Jakarta Timur itu gabung dengan usaha digital printing. “Menurut saya harus yang bonafit dong perusahaannya,” tegas dia.

Oleh karena itu, tujuan dirinya mencuit atau mengungkapkan pemenang proyek revitalisasi Monas ini agar mendapat penjelasan dari Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, banyak anggota DPRD DKI Jakarta yang kaget serta tidak mengetahui profil perusahaan pemenang. “Ya sekarang coba dijelaskan dulu kenapa bisa seperti itu, Rp 71,3 miliar itu kan besar, menurut saya perusahaannya harus benefit,” kata dia.

“Harusnya kantornya juga menunjukkan kualitasnya dong, masa lokasi di taruh begitu saja. beberapa media juga cek katanya gabung sama digital printing kantornya, itu kan semakin mencurigakan seperti itu,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Klarifikasi Soal Penebangan Pohon di Monas

Baca Juga : 80 Anggota Gabungan Jaga Klenteng Hok Tek Bio Ciamis

 

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

pasang togel online terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.