Belasan Waria Di Kabupaten Aceh Utara Terjaring Oleh Pihak Kepolisian

Waria Di Kabupaten Aceh Utara

Berita Hari Ini ~ Pihak kepolisian dan wilayatul hisbah (polisi syariat) mengamankan 12 orang waria dari sejumlah salon di Kabupaten Aceh Utara.

Operasi Penyakit Masyarakat, akhir pekan lalu ini dilakukan untuk pembinaan agar para waria tersebut berperilaku seperti layaknya pria.

Kapolres Kabupaten Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata di Lhoksukon menyatakan, waria tersebut diamankan dari lima salon yang tersebar di Kecamatan Lhoksukon dan Panton Labu.

“Mereka merupakan pekerja dan pengunjung salon, saat ini sudah kita amankan ke Mapolres Waria ini akan dilakukan pembinaan hingga mereka benar-benar menjadi seorang pria,” kata Kapolres Untung.

Operasi Penyakit Masyarakat, Belasan Waria Dibina Agar Menjadi Lelaki Sejati

 

Para Waria Sempat Melakukan Perlawanan

Pihak Polres Aceh Utara menyatakan para waria itu sempat berupaya melawan dan menangis saat akan diangkut petugas ke Mapolres.

Petugas juga mendapati video porno di ponsel mereka, dan barang bukti lainnya. Sementara lima unit salon yang selama ini beroperasi di Lhoksukon dan Pantonlabu telah diberi garis polisi.

Setiba di Mapolres, kata AKBP Untung, mereka disatukan dalam sebuah kelompok baik yang diamankan di salon Lhoksukon dan Panton Labu.

“Di samping itu, petugas juga membina mereka dengan cara disuruh berlari sejenak, kemudian juga disuruh bersorak sekeras-kerasnya hingga suara pria mereka keluar,” sebut Ahmad Untung Surianata.

Kapolres mengatakan, operasi pekan yang digelar akhir pekan kemarin untuk mencegah meningkatnya populasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

LGBT Bisa Merusak Generasi Penerus Bangsa

LGBT dinilai akan berdampak buruk terhadap generasi penerus bangsa, Operasi pekat itu juga telah mendapat restu dari ulama.

Isu LGBT belakangan mendapat sorotan setelah Mahkamah Konstitusi menolak permohonan uji materiil KUHP tentang zina dan hubungan sesama jenis.

Semuaitu tercantum pada Pasal 284 tentang perzinaan, Pasal 285 tentang pemerkosaan, dan Pasal 292 tentang homoseksual.

Sedangkan beberapa hari lalu, Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut ada fraksi-fraksi di DPR yang mendukung dan menolak LGBT.

Meski hal itu kemudian diklarifikasi oleh Partai Amanat Nasional selaku partai yang dipimpin Zulkifli.

Baca Juga : Seorang Pria China Terekam Kamera CCTV Buang Bayi Di Tempat Sampah

Baca Juga : 10 WNA Ditangkap Kepolisian Kamboja Terkait Aksi Pornografi

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Di sini.jpg

Source

Leave a Reply