7 Binatang Purba Yang Dianggap Pernah Hidup Satu Zaman Dengan Manusia

Binatang Purba Zaman Dahulu

Berita Online ~ Binatang Purba tentunya juga memiliki keunikannya sendiri jika kita bandingkan dengan hewan di masa sekarang.

Yang kebanyakan hewan-hewan prasejarah atau purba tersebut memiliki ukuran yang sangat besar, serta mayoritas memiliki bentuk yang lumayan menakutkan.

Perlu anda ketahui juga, di atas bumi kita berpijak ini ternyata juga pernah dihuni oleh Binatang Purba yang memiliki ukuran yang gigantik.

Mereka semua harus punah jutaan tahun yang lalu, dikarenakan banyak faktor, salah satunya adalah adanya perubahan iklim yang ekstrim di bumi.

Mari kita simak 7 Binatang Purba Yang Dianggap Pernah Hidup Satu Zaman Dengan Manusia :

 

Binatang Purba Smilodon

Smilodon ini juga dikenal dengan sebutan sabertooth. Jenis kucing yang besar ini punya ukuran gigi taring yang tebal dan ukurannya bisa mencapai panjang 32 cm.

Gigi taring dari kucing raksasa ini tentunya sangat mampu untuk melukai serta membunuh seekor gajah mammoth sekalipun

Menurut penelitian bahwa kucing raksasa ini memiliki sidat yang sangat agresif serta tidak kenal ampun.

Fakta uniknya, kucing smilodon ini merupakan satu-satunya hewan kucing dari masa prasejarah yang terbukti juga telah membuat beberapa spesies Binatang Purba menjadi punah, karena sering diburu olehnya.

Smilodon ini hidup sekitar 10.000 tahun yang lampau, yang itu artinya ada kemungkinkan dia pernah hidup sejaman dengan homo sapien.

 

Deinotherium

Hewan purba yang satu ini tidak kalah raksasa, dia merupakan kerabat dekat dari spesies gajah modern saat ini.

Deinotherium ini diperkirakan muncul pada pertengahan Zaman Miosen, yang kemudian diketahui punah hingga pertengahan Zaman Pleistocene.

Di dalam kehidupannya, spesies Deinotherium ini memiliki kebiasaan seperti gajah di zaman sekarang, namun mereka memiliki ukuran belalai yang sedikit lebih pendek.

Ciri khas dari Deinotherium ini adalah adanya gading yang tumbuh melengkung dari pangkal di rahang bagian bawahnya.

Spesies Deinotherium ini merupakan jenis mamalia darat yang menduduki peringkat ketiga sebagai mamalia terbesar di dunia.

Fakta arkeolong berhasil membeuktikan, bahwa Deinotherium berkelamin jantan itu bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 4 sampai 4,5 meter, dan beratnya juga mencapai bisa mencapai 6 sampai 10 ton.

Ukuran itu menyamai ukuran dan berat sebuah tank perang di zaman perang dunia ke 2.

 

Ular Titanoboa

Berikutnya adalah spesies ular yang pernah hidup berjaya di zaman Paleocene, yaitu bernama Titanoboa.

Spesies Titanoboa ini hidup sejaman dengan beberapa spesies kura-kura purba dan buaya purba.

Reptil yang berukuran raksasa ini merupakan spesie Binatang Purba yang menduduki rantai makanan teratas pada zama itu.

Berdasarkan atas beberapa temuan fosil yang ada, ular berukuran raksasa ini mempunyai panjang yang menyamai panjang sebuah bus kota,

kemudian berat badannya bisa mencapai hingga 900 kg. Dipercaya bahwa Titanoboa ini yang sanggup untuk menelan dua ekor sapi sekaligus.

 

Burung Moa

Burung Moa adalah spesies burung yang terbesar di dunia yang telah punah di pertengahan antara tahun 1700 hingga 1800.

Hewan Vertebrata yang sangat besar ini berhabitat di lebatnya hutan di dataran rendah kepulauan Selandia Baru.

Burung ini punya ukuran tubuh yang tinggi besar, namun ukuran kepalanya terbilang kecil, kemudian lehernya juga lumayan panjang, dan memiliki kaki dan paruh yang tebal.

Diketahui ada mencapai 11 spesies burung moa yang pernah hidup. Di mana spesies terbesar itu memiliki tinggi hingga 4 m, kemudian memiliki bobot hingga 320 kg.

Walau ukurannya tergolong besar, burung moa ini adalah jenis hewan herbivora, alias pemakan tumbuhan.

 

Binatang Era Prasejarah Yang Masih Ada Hingga Sekarang

Kura-kura Carbonemys

Sejumlah para peneliti yang ada di North Carolina State University juga telah menemukan bahwa adanya sebuah temuan fosil dari spesies kura-kura raksasa.

Spesies kura-kura itu memiliki ukuran sebesar mobil mini, kemudian tulang tengkoraknya mencapai sebesar bola basket.

Serpihan dari fosil itu diketemukan di wilayah Columbia, kemudian para arkeolog tersebut menamainya kura-kura Carbonemys.

Data mengenai ukuran kepalanya itu membuktikan juga bahwa kura-kura Carbonemys ini memiliki kekuatan rahang yang luar biasa.

Kura-kura Carbonemys ini diyakini bisa memakan seekor buaya bulat-bulat, jika dia masih hidup atau belum punah. sekarang ini.

Kesimpulan sementara dari para ahli mengatakan bahwa kura-kura Carbonemys ini merupakan spesies kura-kura yang memakan segala, alias omnivora.

 

Binatang Era Prasejarah Yang Masih Ada Hingga Sekarang

Buaya Machimosaurus Rex

Fosil dari spesies Binatang Purba buaya raksasa ini berhasil ditemukan di sekitar Tunisia, Afrika Utara. Buaya puba yang satu ini terkenal sebagai sang buaya penjelajah laut.

Buaya Machimosaurus Rex ini dipekirakan hidup sekitar 130 juta tahun yang lampau, yaitu tepat pada awal periode atau zaman Cretaceous.

Pada masa itu, kebanyakan spesies dinosaurus sedang mendominasi wilayah daratan, dan para reptil raksasa memang sedang menguasai wilayah lautan.

Buaya ini mendapat nama Machimosaurus Rex, karena artinya adalah “Raja Para Kadal Tempur” (bahasa Latin).

Panjang dari buaya ini bisa lebih lebih dari 10 meter, yang mana itu adalah setara dengan ukuran sebuah truk pengangkut. Tulang tengkoraknya juga bisa mencapai panjang lebih dari 1,5 meter.

Spesies buaya ini adalah Binatang Purba berjenis “thalattosuchia” yang terbesar di dunia, isitilah itu mengacu kepada jenis reptil laut raksasa yang sudah lama punah, serta memiliki kekerabatan erat dengan spesies buaya modern.

 

binatang purba.jpg

Ikan Hiu Megalodon

Spesies hiu Megalodon ini terkenal sebagai makhluk teror yang sejati di wilayah lautan pada masa prasejarah.

Jenis hiu ini punya panjang yang lebih dari hampir 17 meter, kemudian diketahui bahwa beratnya bisa mencapai 15 ton.

Hiu ini dlengkapi dengan rahang kokoh yang berukuran sebesar 4,5 meter pada saat menganga.

Gigi-gigi mereka ukurannya sama dengan telapak tangan seorang manusia dewasa. Hiu Megalodon ini hidup di era atau zaman Pliosen, yang tepatnya banyak hidup di wilayah Peru serta wilayah Amerika Utara.

Diketahui juga hiu raksasa ini pernah berjaya sekitar 20 sampai 24 juta tahun yang lampau, Karena ukuran ikan hiu ini sangat besar, dipercaya dia bisa memangsa seekor ikan paus.

Tentunya mereka juga merupakan predator yang menempati posisi mata rantai makanan yang paling atas.

Dia dapat memakan segala jenis hewan yang bisa dia mangsa. Kendati masuk di dalam golongan predator yang super, merupakan spesies mereka ternya tidak bisa bertahan lama pada saat bumi mulai memasuki era zaman es.

Dikarenakan Binatang Purba yang biasanya mereka mangsa mulai berkurang dan habis secara drastis karena dinginnya cuaca

Baca Juga : Kapten Selangor FA Anggap Evan Dimas Lebih Bagus Dari Pemain Muda Malaysia

Baca Juga : Matcha Itu Apa ? Ayo Mengenal Matcha Lebih Jauh

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Di sini.jpg

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.