Deretan Fakta Bentrokan Ormas dan Perguruan Silat

Jelang Perayaan Idul Fitri 1441H, Aksi Bentrokan Terjadi di Bekasi Barat

Berita Hari Ini ~ Kejadian bentrokan ormas dan perguruan silat terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kranji, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2020) dinihari. Kejadian dipicu oleh anggota ormas yang enggan membayar kopi yang sudah dipesan.

Meski sempat dimediasi pihak kepolisian, namun keributan antara ormas PP dan perguruan silat PSHT jakarta Timurkembali pecah, hingga menyebabkan 2 orang terluka dan 4 unit sepeda motor hangus terbakar.

Berikut sejumlah fakta kasus bentrokan ormas PP dan perguruan silat PSHT yang berhasil dihimpun :

Dipicu Uang Kopi

kejadian ini bermula saat sekelompok anggota PP mendatangi sebuah kedai kopi langganan yang berada sekat pos ormas, di Jalan Kampung Rawa Bojong, Bintara, Bekasi Barat. Usai meminum sebanyak 6 gelas kopi, anggota ormas tersebut menolak untuk membayar.

“Pengakuan T, setiap ma;am anggota PP yang di pos selalu pesan kopi lebih dari 6 gelas, tapi tidak mau membayar. Karena situasi lagi sepi dampak Corona, T minta uang kopi dan terjadi adu mulut,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko di Bekasi, Jumat (22/5/2020).

Penjual Kopi Dikeroyok

I yang terselut emosi, kemudian melampiaskan amarah dengan menendang T. T pun membalas dengan membanting I ssehingga memyebabkan kepalanya terluka, 3 orang teman I yang berada di lokasi, langsung mengeroyok T beramai-ramai.

“Pada saat mengeroyok itu, anggota ormas itu sambil menantang perguruan PSHT,” ujar Wijonarko.

Kedua Pihak Mediasi

Pukul 03.00 WIB, kedua pihak sempat melakukan mediasi dan menempuh jalan damai, dengan menandatangani surat perdamaian dan didokumentasikan.

Namun sekitar pukul 15.00 WIB, anggota PSHT kembali mendatangi lokasi pengeroyokkan dan mencari-cari I serta rekan-rekannya yang mengeroyok T.

“Terjadi konsentrasi massa dari anggota silat PSHT di lokasi,” ungkap Wijonarko.

Bentrokan Pecah, 4 Motor Hangus

Pada pukul 17.00-18.00 WIB, dikalukan mediasi antara ormas PP dan perguruan silat PSHT oleh pihak kepolisian. Keduanya pun sudah berdamai.

Namun sekitar pukul 18.00 WIB, bentrokan pecah di jalan I Gusti Ngurah Rai. Kedua kubu massa saling serang dan saling lempar, hingga menyebabkan 2 orang terluka dan 4 unit sepeda motor hangus terbakar.

Polisi Panggil Ketua Ormas

Polisi kemudian memanggil ketua ormas PP dan perguruan silat PSHT untuk mediasi, yang juga dihadiri pihak polda Metro Jaya dan TNI. Ketua kedua kubu diminta untuk mengendalikan anggota masing-masing, agar tidak melakukan provokasi dan pengerahan massa. Kedua pihak pun lalu bersepakat.

Petugas juga menggelar olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Anggota yang masih berkumpul di lokasi, dibubarkan dengan pengawalan dari kepolisian dan TNI.

Polisi mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam insiden bentrokkan dan pengrusakan kendaraan di lokasi, 13 saksi juga telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

“Dari Polda akan terus membackupuntuk proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Hidayat.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Seluruh pelaku yang diamankan masih diperiksa secara intinsif oleh penyidik.

“Ada 13 saksi dan yang diamankan 17 orang masih dalam pemeriksaan, apakah PP atau PSHT. Masih dalam lidik,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Menurutnya, saat ini kepolisian belum bisa menentukan pasal yang dikenakan kepada pelaku, karena masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam lidik untuk tindakan kriminalitasnya. Nanti akan diberitahukan,” tandasnya.

Baca Juga : Melanda COVID-19 PSK Lembata Bertahan Hidup dengan Pisang Rebus

Baca Juga : Cerita Warga Tetap Belanja Lebaran Saat Corona

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

pasang togel online terpercaya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.