Seorang Supir Taksi Akhir Nya Bertemu Dengan Sang Anak Yang Hilang Selama 24 Tahun Di China

Pertemuan Ayah Dan Anak Yang Lama Hilang

Berita Hari Ini ~ April menjadi bulan yang membahagiakan bagi seorang sopir taksi bernama Wang Mingqing asal Provinsi Sichuan, wilayah barat daya China. Tanggal 1 April kemarin, Mingqing berhasil menemukan putrinya yang hilang sejak 24 tahun lalu.

Mingqing menerima data perbandingan DNA dari polisi yang membenarkan putrinya, Wang Qifeng, saat ini tengah hidup di Kota Panshi, Provinsi Jilin, wilayah timur laut China.

Qifeng hilang pada 8 Januari 1994 silam, saat kedua orang tuanya sibuk melayani pembeli buah di tokonya yang berada di Kota Chengdu. Saat hilang, Qifeng belum genap berusia 4 tahun.

Mengetahui putrinya hilang, Mingqing dan istrinya terus mencari dan memanggil nama Qifeng. Setiap hari, kedua orang tua Qifeng mencari anaknya hingga pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Keduanya kerap kali menangis saat melihat pakaian Qifeng.

Segala cara ditempuh untuk menemukan Qifeng. Mulai dari melapor ke polisi, hingga pergi ke organisasi peduli anak. Orang tua Qifeng bahkan tercatat pernah mengunggah informasi kehilangan anak di sebuah koran.

Kemudian pada 2015, Mingqing melakukan cara baru dalam mencari anaknya. Ia beralih profesi menjadi sopir taksi dari salah satu perusahaan taksi terbesar di China. Dengan profesi barunya, ia berharap bisa lebih luas berkeliling China untuk menemukan putrinya.

“Saya dapat bertemu penumpang dari segala penjuru China dan bisa meminta mereka untuk membantu menemukan putriku,” tutur Mingqing.

Usaha Mingqing Mencari Anak Nya

Setiap hari saat menyopir taksi, Mingqing memberi para penumpangnya sebuah kartu yang memuat informasi tentang sang putri, lengkap beserta fotonya. Dia meminta informasi tersebut disebarluaskan melalui aplikasi WeChat.

“Saya telah mendapat penumpang sebanyak 4.839 kali selama menjadi sopir. Selama dua tahun saya selalu menunggu satu penumpang (menginformasikan), putri saya yang hilang,” ungkap Mingqing.

Sejumlah media pun ramai-ramai memberitakan kisah Mingqing yang kehilangan anaknya. Mulai dari Huaxi Metropolis Daily, hingga program CCTV. Puluhan tahun menunggu, usaha Mingqing dan istrinya akhirnya berbuah manis. Keduanya akhirnya bisa bertemu lagi dengan buah hati mereka.

Pertemuan itu bermula dari Qifeng yang melihat cerita haru Mingqing di media sosial. Dari cerita yang ia baca tersebut, ia kemudian menyadari bahwa putri yang dicari Mingqing kemungkinan besar adalah dirinya.

Meski selama 24 tahun Qifeng tumbuh besar dalam sebuah keluarga yang mengadopsinya, mungkin masih ada cuplikan memori yang terkenang di benaknya tentang sosok kedua orang tua kandungnya. Qifeng yang telah berganti nama menjadi Kang Ying itu, lalu memutuskan untuk menghubungi Mingqing.

Setelah terjadi percakapan, tes DNA pun dilakukan. Hasilnya, Qifeng memang benar adalah anak Mingqing.

“Dia akan datang ke Chengdu dengan pesawat dari Jilin pada Selasa (3/4). Kami akan melepas rindu. Saya akan membawanya ke kampung halaman saya di Kota Ziyang untuk bertemu dengan keluarga besar kami,” tutup Mingqing dengan bahagia.

Baca Juga : Diduga Karena Permen, Seorang Balita 3 Tahun Di Riau Positif Narkoba !!

Baca Juga : Prabowo Subianto Diancam Santet Oleh Pria Ini Karena Pidato Indonesia Bubar 2030

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.