Dokter Bedah di Aceh Dituduh Lecehkan Pasien Perempuan

Dokter Bedah Dituduh Lecehkan Pasien

Berita Hari Ini ~ Salah seorang dokter yang bertugas di salah satu RSUD di Aceh Timur, dilaporkan ke polisi oleh pasiennya dengan tudingan telah melakukan asusila. Kasus tersebut kini tengah diadvokasi oleh lembaga nonpemerintah di kabupaten itu.

Dugaan pelecehan seksual disebut-sebut telah dilakukan seorang dokter spesialis bedah berinisial HL terhadap pasien perempuan berinisial HJM (20), pengidap kanker payudara, sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (2/6/2020). Pelecehan seksual itu dilaporkan terjadi di ruang ultrasonografi (USG).

Ketika sedang diperiksa, tiba-tiba alat medis yang sedang digunakan mengalami gangguan, kemudian, tanpa memberi alasan yang jelas, katanya terduga menyuruh orangtua korban serta perawat untuk keluar dari balik tirai pemeriksaan.

HJM mengaku pada saat itulah dirinya mendapat perlakuan asusila. Terduga disebut-sebut melakukan sesuatu pada alat vital korban menggunakan jari.

HJM mengaku trauma selaku korban, kejadian ini pun dilaporkan ke polisi beberapa hari setelah kejadian, tepatnya, 8 Juni 2020. Tim penasihat hukum HJM, Tgk Indra Kusmeran, mengatakan bahwa pihaknya yakin tetap berada di jalur litigasi kendati ada tawaran mediasi dari pihak terduga.

“Itu sama dengan, kan, dia telah mengaku juga, walaupun dia tetap membantah,” ujar Indra, Senin (15/6/2020).

Dalam keterangan Direktur RSUD itu, HL membantah tudingan pelecehan seksual yang dilemparkan kepadanya, dan itu disebutnya semata opini untuk menghancurkan profesi seorang dokter. Perbuatan tersebut tidak mungkin dilakukan, apalagi, dirinya sudah jadi dokter selama 20 tahun, kata dia.

Dalam keterangan yang sama, disebutkan bahwa HJM merupakan pasien yang mulai dirawat sejak Selasa 2 Juni 2020. Dari ruang instalasi gawat darurat, pasien masuk ke ruang rawatan bedah. Ada 8 perawat yang berada di ruangan tersebut, saat itu.

Pasien selanjutnya dibawa ke ruang pemeriksaan oleh perawat. Ia kemudian dirawat dengan brankar ditutupi tirai dari kain, dan dilakukan pemeriksaan penunjang sesuai dengan keluhan.

Setelah diperiksa selama 5 menit, pasien dipindahkan ke ruang rawat bedah. HL mengatakan tidak mungkin berbuat asusila sementara dirinya didampingi oleh perawat, tidak seperti tudingan HJM.

Saat ditanyai tanggapan mengenai berita tersebut, sang direktur rumah sakit, menjawab bahwa pihaknya tengah melakukan tindakan yang masih bersifat internal terlebih dulu sebelum masalah ini dilanjutkan pada keputusan lainnya.

“Kita lakukan pemeriksaan secara internal dulu tentang berita tersebut,” jawab direktur rumah sakit tersebut.

Baca Juga : Mengerikan, Ular Piton Melilit Remaja di Bombana Hingga Tewas

Baca Juga : Aksi Bengis Preman Pasar Garut Resahkan Pedagang

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

pasang togel online terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.