Dua ASN Berselingkuh hingga Melahirkan Bayi

Berita Hari Ini ~Bupati Gunungkidul akhirnya bertindak tegas terhadap dua ank buahnya yang kedapatan selingkuh hingga melahirkan seorang bayi.

Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkerja di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tersebut resmi diberhentikan secara hormat.

Surat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat dua oknum ASN tersebut berlaku efektif hari Jumat (1/7/2022) ini. Pemberhentian diberikan setelah keduanya terbukti melanggar kode etik ASN yang mereka teken ketika awal lantik menjadi ASN.

Sunaryanta menuturkan, ia telah menyampaikan perihal pemberhetian 2 ASN tersebut kepda Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Ia menyebut keputusan diberikan karena pelanggaran dinilai sudah sangat berat. Dan dia memang tidak mentolerir tindakan indisipliner anak buahnya.

Mereka sudah melanggar sumpah janjinya sebagai ASN. Apalagi, pelanggaran mereka termasuk pelanggaran berat,katanya, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, keputusan yang ia ambil tersebut sudah sesuai komintmennya dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Selain itu keputusannya ini demi menyelamatkan ribuan ASN.

Di samping itu keputusan tersebut juga sebagai bentuk peringatan keras bagi semua jajarannya untuk tidak melakukan pelanggaran serupa. karena ia akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan ASN di bawahnya.

Saya ingatkan lagi agar jangan coba-coba melakukan pelanggaran.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengakui keputusan pemberhentian dua oknum ASN berinisial H dan P sudah ditandatangani oleh bupati.
Surat tersebut efektif berlaku sejak Jumat ini.

Dua ASN ini masing-masing berinisial P (laki-laki) dari Dinas Pendidikan dan H dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Keduanya dikabarkan memiliki hubungan spesial sejak masih bekerja dalam satu OPD yaitu di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebelum dipisah.
Bahkan, akibat hubungan terlarang tersebut, lahir seorang bayi perempuan.

Per Jumat ini, 2 ASN tersebut diberhentikan tidak hormat. Sebab pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

Ia juga menyebut keputusan pemberhentian diperkuat dengan rekomendasi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Salah satu pertimbangannya lantaran kasus ini sudah menjadi pembicaraan publik hingga tingkat nasional. Keduanya dinilai melanggar Pasal 14 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10/1983, sebagaimanan diubah dalam PP 45/1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian.

Keduanya diketahui menjalin hubungan di luar ikatan pernikahan. Adapun P disebut masih memiliki istri sah, sedangkan H sudah bersatus cerai. Keudanya dipecat dan tidak berhak mendapat orang pensiun karena umurnya tidak mencukupi.

Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogel
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tanpa Potongan
New Member Depo Pertama 50rb Langsung Dapat 10rb

http://134.209.100.204/

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.