6 Eksperimen Percobaan Manusia Tersadis Pada Masa Perang Dunia

Eksperimen Manusia Tersadis Sepanjang Masa

Berita Online ~ Pada masa perang dunia dahulu Eksperimen Manusia sebagai kelinci percobaan yang diambil dari para tahanan, budak ataupun rampasan perang.

Eksperimen mengerikan kepada manusia di masa-masa tersebut Sudah tak terhitung lagi banyaknya.

Berikut kami paparkan 6 Eksperimen Percobaan Manusia Tersadis Pada Masa Perang Dunia Dahulu :

Percobaan Manusia nazi.jpg

Percobaan Manusia Oleh Nazi Adolf Hitler

Pada masa Adolf Hitler pasukan Nazi telah melakukan percobaan kelinci terhadap tahanan Jerman, Romawi, Kaum Gipsy dan terbanyak pada orang-orang Yahudi

Eksperimen medis yang dilakukan di kamp pusat tercatat dalam sejarah bahwa puluhan ribu tahanan dijadikan kelinci percobaan berakhir dengan kematian dan bagi mereka yang bertahan hidup mengalami cacat permanen.

Percobaan yang di lakukan mereka meliputi transpalasi tulang, saraf, manipulasi anak kembar secara genetik, gas kimia, sterilisasi reproduksi dan masih banyak lagi uji coba yang dilakukan oleh Dokter Nazi di masa itu.

Setelah berakhirnya rezim Adolf Hitler para Dokter Nazi ini dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Internasional Nuremberg atas kejahatan perang mereka.

Dimulai sejak saat itulah Kode Etik Kedokteran Nurnberg atau juga  kode etik dasar yang dibuat berdasarkan hak asasi manusia setelah berakhirnya perang dunia 2 muncul.

uji Gas Mustard amerika.jpg

Uji Coba Senjata Gas Mustard Amerika Serikat

Pada tahun 1943 pihak angkatan laut AS pernah melakukan uji coba memaparkan pelaut dengan gas mustard dan Hal tersebut di lakukan untuk mengetahui seberapa hebat kekuatan senjata gas mustar.

Para pelaut diberikan pakaian perlindungan kemudian diujikan langsung ke tubuh mereka, Serangan gas tersebut efektif sebagai salah satu senjata pemusnah massal paling mengerikan di perang dunia I.

Yang paling mengerikan adalah saat percobaan di Laboratorium Penelitian Naval Research Laboratory di Washington Amerika, Dimana Ratusan remaja berusia 16 sampai 19 tahun dimasukkan kedalam Kamp pelatihan selama 8 minggu.

Sebelumnya mereka dibujuk apakah ingin berpastisipasi dalam eksperimen demi kemajuan teknologi militer negara mereka dalam menghadapi musuh di perang dunia ke 2.

Namun Nasib mereka sama sekali tidak diperhatikan oleh Angkatan Laut Amerika yang merekruitnya sebagai suka relawan.

Selama eksperimen manusia tersebut para remaja itu menderita luka bakar parah, hingga mengalami cacat permanen dan sisanya tewas, Dan perlu di ketahui juga bahwa gas mustar adalah sejenis cairan kental yang mudah menguap.

Jika terkena paparan gas mustard akan menyebabkan luka bakar pada kulit. Selain luka bakar korban juga akan menjadi buta permanen dan jika langsung terhirup akan merusak saluran pernapasan yang berujung kematian hanya dalam waktu beberapa jam saja.

Unit 731.jpg

Eksperimen Mengerikan Unit 731

Uji coba teknologi perang dimana manusia menjadi tumbalnya juga terjadi Di asia timur tepatnya Jepang dari tahun 1937 sampai 1945.

Tentara Kekaisaran Jepang mencoba kembangkan eksperimen penelitian senjata biologis dan senjata kimia rahasia yang dikenal dengan Unit 731.

Pada Kota Harbin, Eksperimen Unit 731 melakukan banyak kejahatan perang paling mengerikan dalam sejarah peradaban manusia yang di mana objek kelinci percobaan mereka adalah para tawanan China dan Rusia.

 

Mereka juga mengambil organ dari manusia yang masih hidup, amputasi untuk studi kehabisan darah, dan uji coba senjata dimana mereka adalah pria wanita dewasa, orang tua, anak-anak sampai bayi.

Beberapa tahanan bahkan mengalami pembedahan perut dan kerongkongan yang masih tersambung ke usus. Banyak ilmuwan yang terlibat dalam Unit 731 yang menjadi politik, akademisi, bisnis, dan kedokteran.

eksperimen Sifilis.jpg

Eksperimen Penyakit Sifilis Di Guatemala

Pemerintah Amerika Serikat bersama Presiden Guatemala Juan Jos Arvalo serta beberapa Kementerian Kesehatan Guatemala melakukan kerja sama dalam eksperimen manusia yang dirahasiakan ketat dari publik.

Dimana pada tahun 1946 hingga 1948 akhir tersebut Dokter sengaja menginfeksi tentara, pelacur, tahanan, dan pasien mental dengan virus sifilis dan penyakit menular seksual lainnya.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya untuk melihat perkembangan imunitas alami mereka tanpa diobati atau diberikan serum anti virus.

Adapun pengobatan yang di berikan adalah antibiotik saja, Eksperimen ini mengakibatkan 30 orang tewas mengenaskan yang tercatat dalam dokumentasi medis sedangkan yang tidak tercatat tidak di ketahui jumlahnya.

Pada tahun 2010 Pemerintah Amerika Serikat membuat permintaan maaf resmi kepada Guatemala atas keterlibatan mereka dalam eksperimen sadis manusia-manusia malang yang dijadikan kelinci percobaan itu.

transplantasi testikel.jpg

Percobaan Transplantasi Testikel Di San Quentin

Dimulai dari tahun 1913 hingga 1951 seorang Kepala Ahli Bedah di LP San Quentin bernama Leo Stanley menggunakan tahanan penjaranya sebagai subjek uji dalam berbagai eksperimen medis yang aneh.

Eksperimen Stanley sebenarnya merujuk kepada sterilisasi dan perawatan untuk Flu Spanyol, Namun dirinya melakukan satu percobaan yang terbilang sangat gila.

Stanley melakukan transplantasi testikel tahanan yang masih hidup dengan testikel para tahanan yang sudah dieksekusi dan Saking gilanya ia bahkan pernah menggunakan testikel dari kambing dan babi hutan untuk dikloning ke testikel manusia.

Mau tau hasilnya ? Semua tahanan yang jadi bahan malpraktek tersebut Tewas mengenaskan dengan kondisi yang mengerikan.

Eksperimen korea utara.jpg

Eksperimen Mengerikan Di Korea Utara

Sekelompok pembelot Korea Utara pernah menyaksikan kasus-kasus eksperimen manusia manusia jadi kelinci percobaan yang terjadi di negara mereka dulu.

Dalam satu dugaan percobaan, 50 narapidana wanita yang masih sehat diberi daun kubis beracun. Tak menunggu lama 20 menit kemudian, ke 50 wanita tersebut mati.

Percobaan lain termasuk praktik operasi bedah pada tahanan tanpa anestesi alias suntik kebal, memukul atas kepala sebelum korban digunakan sebagai kelinci eksperimen.

Mereka seperti zombie hidup untuk latihan sasaran dan Lalu mereka di giring untuk menggunakan kamar di mana seluruh keluarga dibunuh dengan gas beracun hingga mati lemas.

Dikatakan bahwa setiap bulan, van black yang dikenal sebagai ‘gagak’ mengumpulkan 40 sampai 50 orang dari sebuah kamp konsentrasi dan membawa mereka ke lokasi yang diketahui untuk eksperimen sadis.

Pada mayat korban hasil percobaan tersebut diletakkan begitu saja di jalanan sampai keluarga korban/ penduduk sendiri yang menguburkannya. (atn/ymn)

Baca Juga : TKW Asal Indonesia Di Perkosa Polisi Malaysia Buat Media Asing Heboh !!

Baca Juga : 10 Kumpulan Foto Boneka Ventriloquisme Yang Paling Menyeramkan

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply