Fakta 7 Tradisi Kebiri Dari Berbagai Kebudayaan

7 Pengebirian Dari Berbagai Kebudayaan

BeritaOnline ~ Pengebirian atau dikenal juga sebagai gonadectomy adalah prosedur pemotongan genital guna menghilangkan fungsi biologis. Biasanya tindakan ini dimaksudkan sebagai hukuman terhadap pelaku kejahatan atau orang-orang yang dianggap melanggar norma. Seperti hukuman kebiri kimia yang baru-baru ini dijatuhkan kepada seorang pelaku kejahatan paedofilia

Namun di beberapa kebudayaan, kebiri merupakan bagian dari tradisi yang berusia ratusan tahun. Berikut ini beberapa di antaranya yang sempat terekam sejarah.

castrato-di-gereja-gereja-eropa-rev1

Castrato Di Gereja Eropa

Sampai abad 19, di Eropa masih terdapat praktik castratism pada anak-anak di bawah umur. Ini adalah praktik pengebirian terhadap para penyanyi pria saat mereka belum mencapai pubertas. Tujuannya adalah untuk mempertahankan kualitas suara penyanyi. Pasalnya para musisi ini biasanya kesulitan untuk menyanyikan nada-nada tinggi begitu memasuki usia remaja.

Para penyanyi yang menjalani castratism disebut castrato. Castrato sering dijumpai sampai abad 18, karena pada masa itu wanita masih dilarang bernyanyi di gereja. Praktik ini mulai memudar pada awal abad 19. Menurut Alessandro Moreschi and the World of the Castrato, castrato terakhir yang suaranya didokumentasikan adalah Alessandro Moreschi. Dia bertugas sebagai penyanyi di paduan suara Kapel Sistina. Moreschi meninggal pada tahun 1922.

praktik-kebiri-kasim-di-china-rev1

Praktik Kebiri Kasim Di China

Pengebirian kasim merupakan bagian dari tradisi di China kuno. Praktik ini dijalankan selama beberapa dinasti. Saat itu, pengebirian adalah syarat untuk mendapatkan pekerjaan di istana sebagai kasim. Sebab seorang kasim kadang bisa memperoleh kekuasaan yang besar di dalam istana. Kasim mendapat kepercayaan besar dari kaisar karena kemungkinan besar mereka tidak akan tergoda untuk merebut kekuasaan dan memulai sebuah dinasti.

Ada dua cara untuk melakukan pengebirian pada calon kasim. Teknik pertama adalah dengan melakukan proses kebiri saat seseorang sudah dewasa. Cara kedua adalah dengan melakukan kebiri saat calon kasim masih anak-anak. Area genital dijepit setidaknya tiga kali sehari hingga pertumbuhannya terhambat. Dengan cara ini, bocah lelaki yang dikebiri akan memiliki karakteristik feminin seperti suara kecil dan tidak adanya jakun.

tradisi-pengebirian-sekte-valesian-rev1

Tradisi Pengebirian Sekte Valesian

Valesian adalah sekte yang menganjurkan pengebirian terhadap diri sendiri.  sekte ini didirikan oleh Valesius, seorang filsuf Timur Tengah pada abad 2 Masehi.

Anggota sekte tidak diperbolehkan makan daging sampai mereka sudah dikebiri, karena mereka yang tidak dikebiri bisa terbangkitkan nafsu seksualnya setelah menyantap daging.

Selain melakukan praktik kebiri terhadap diri sendiri, sekte Valesian dikenal karena sering melakukan pengebirian paksa kepada para musafir yang lewat ke daerah mereka.

Itulah beberapa tradisi pengebirian yang sempat dipraktikkan di berbagai kebudayaan. Sekarang praktik ini sudah banyak ditinggalkan karena dianggap melanggar hak asasi manusia.

kebiri-sukarela-sekte-cybele-rev1

Kebiri Sukarela Sekte Cybele

Yang satu ini lebih miris lagi, pasalnya para pengikut sekte Cybele dari masa Romawi kuno melakukan kebiri terhadap diri sendiri secara sukarela.

Setiap tanggal 24 Maret anggota sekte ini merayakan Dies sanguinis atau ‘hari Darah’. Pada hari tersebut para pemuja Cybele dan Attis mempersembahkan darah mereka sendiri. Beberapa bahkan melakukan pengebirian terhadap diri sendiri. Praktik pengebirian ini umunya dilakukan oleh warga Galli.

Pada tahun 101 SM, pemerintah Romawi melarang praktik kebiri ini dan memerintahkan pengorbanan hewan sebagai gantinya.

pengebirian-kasim-di-vietnam-rev1

Pengebirian Kasim Di Vietnam

Kerajaan Vietnam kuno mengadopsi sistem kasim dan teknik pengebirian dari China. Pada masa itu, satu-satunya pria yang boleh tinggal di istana adalah raja. Para kasim bertugas sebagai pelayan untuk anggota keluarga kerajaan yang wanita. Mereka menjalankan aktivitas yang umum dilakukan pelayan wanita, yaitu memijat, memakaikan riasan, dan mempersiapkan para selir sebelum berhubungan badan dengan raja.

Para kasim diharuskan menjalani proses kebiri untuk mencegah kemungkinan perselingkuhan dengan salah satu wanita di istana. Proses pengebirian dilakukan dengan memotong seluruh alat kelamin, termasuk penis dan testikel dengan pisau tajam. Sebelumnya sang calon kasim diikat di atas meja dan alat kelaminnya disterilkan dengan air merica. Setelah dipotong, sebuah tabung kemudian dimasukkan ke dalam uretra untuk memungkinkan buang air kecil selama penyembuhan.

praktik-kebiri-naesi-di-kerajaan-korea-rev1

Praktik Kebiri Naesi Di Kerajaan Korea

Naesi, kasim dari Korea zaman kerajaan juga mengalami pengebirian. Pelayan anggota kerajaan dan pejabat negara ini mulai dikenal pada masa Dinasti Goryeo. Pada tahun 1392 ketika Dinasti Joseon berkuasa, para naesi berada dalam naungan satu departemen khusus dan terdiri dari dua tingkatan golongan, yaitu sangseon dan naegwan.

Legenda mengatakan kalau proses kebiri para naesi dilakukan dengan cara meruapi alat kelamin anak laki-laki dengan kotoran manusia dan menyuruh anjing untuk menggigitnya.

Pada masa Dinasti Yuan, kasim menjadi komoditas yang diinginkan untuk upeti, dan gigitan anjing digantikan dengan teknik bedah yang lebih canggih.

kebiri-sukarela-sekte-skoptsy-rev1

Kebiri Sukarela Sekte Skoptsy

Skoptsy merupakan sebuah sekte sekretif pada masa pemerintahan Tsar Rusia. Nama Skoptsy berasal dari istilah kuno Rusia ‘skopets’ yang berarti ‘dia yang dikebiri’. Sekte ini dikenal karena praktik pengebirian secara sukarela yang dilakukan oleh anggota pria maupun wanita.

Orang-orang Skoptsy percaya bahwa setelah pengusiran dari Taman Eden, Adam dan Hawa memiliki bagian dari buah terlarang yang dicangkokkan ke tubuh mereka, yaitu testis dan payudara. Dengan penghapusan organ-organ seksual tersebut, mereka beranggapan kalau manusia akan terhindar dari dosa berupa nafsu.

Gerakan ini muncul pada akhir abad 18. Namun keberadaannya ditentang oleh pihak kerajaan dan kemudian pemerintah Uni Soviet. Setelah abad 20, gerakan sekte ini tak lagi terdengar.

Baca Juga : Inilah 4 Hewan Yang Ternyata Bisa Melihat dalam Kegelapan

Baca Juga : Deretan 7 Aplikasi Yang Sering Digunakan Selebriti Hollywood

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

imgpsh_fullsize_anim

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.