Advokat Fredrich Yunadi Ditahan KPK Setelah Diperiksa Selama 10 Jam

Fredrich Yunadi Ditahan KPK

Berita Hari Ini ~ Akhirnya Fredrich Yunadi Ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka setelah 10 jam.

Advokat Fredrich Yunadi dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada  Sabtu (13/1/2018) pukul 00.30 WIB.

Sekitar jam 11.00 WIB Fredrich Yunadi terlihat keluar dari gedung KPK dengan mengunakan rompi orange khas tahanan KPK.

Saat berjalan keluar dari gedung KPK, Fredrich tampak lemas namun dirinya sempat memberikan beberapa ucapan kepada wartawan.

“Saya sebagai advokat, saya melaksanakan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto,” kata Fredrich.

Fredrich Yunadi menjadi tersangka kasus dugaan menrintangi penyidikan kasus e-KTP yang status tersangkanya adalah Setya Novanto.

Komisi Pemberantasan Korupsi sebelumnya telah menahan dokter Bimanesh, dokter yang merawat Novanto di RS Permata Hijau.

Pihak KPK mengungkapkan adanya dugaan persekongkolan antara Bimanesh dengan Fredrich.

Baca Juga : Pria Di Mataram Sebar Foto Bugil Pelajar Karena Ditolak Berhubungan Intim

Baca Juga ; Mengenal Monster Ular Purbakala Mengerikan Titanoboa Yang Sebesar Bus

fredrich yunadi.jpg

Penyebab Bimanesh Dan Fredrich Yunadi Ditahan KPK

Kasus penahanan tersebut berawal saat Setnov beberapa kali mangkir dari panggilan KPK waktu sebagai saksi maupun tersangka.

Pada 15 November 2017 malam, tim KPK mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk melakukan penangkapan. Namun, tim tidak menemukan Novanto.

Pada tanggal 16 November 2017 setelah Setya Novanto ditetapkan sebagai DPO oleh KPK Dirinya kemudian muncul dalam wawancara di salah satu televisi swasta dan mengaku akan mendatangi KPK.

Namun tidak lama berselang Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan dan dibawa ke RS Medika Permata Hijau.

Yang anehnya menurut KPK, Setnov bukannya masuk ruang unit gawat darurat tetapi malah masuk ruang inap kelas VIP.

Sebelum kecelakaan, Yunadi diduga sudah datang lebih dahulu untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

Seorang dokter di RS mengaku ditelepon seseorang yang diduga pengacara Setnov meminta untuk menyewa satu lantai di Rumah sakit tersebut.

Padahal saat itu tidak diketahui dengan jelas apakah Setnov mengalami sakit atau apa sehingga perlu di rawat. (atn/ymn)

Baca Juga : Pernikahan Di Sengkang Sulsel Ini Kacau Saat Mantan Sumbang Lagu Untuk Mempelai Pria

Baca Juga ; Benarkah Micin Bikin Otak Lemot ? Berikut Penjelasan Nutrisionis

 

Berikan Tanggapan Kalian Serta Share Lewat Tombol Di Bawah

Source | Promotion : Bandar Togel Online

Leave a Reply