Gerinda Beserta Polda Kalteng Menguber Situs Tribungroup*com

Gerinda Menguber Situs TribunGroup

Berita Hari Ini ~ Pengelola situs tribungroup.com kini harus siap-siap menghadapi tuntutan hukum. Mereka harus berhadapan dengan dua badan ini: Partai Gerindra dan Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah.

Itu gara-gara konten yang ditulis di situs tersebut yang diduga berisi fitnah, tidak hanya kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, tetapi juga terhadap Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu. Tulisan tersebut bertajuk: ‘Tidak Terima Dipecat, Yansen Binti Ungkap Pembakaran Sekolah Perintah Prabowo’.

Situs tersebut menulis informasi tersebut berasal dari Kabid Humas Polda Kalteng setelah berlangsung pemeriksaan terhadap YB, tersangka kasus pembakaran sekolah di Palangka Raya. Tapi, Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu membantah hal tersebut.

“Saya tidak pernah diwawancarai oleh awak media online tersebut dan tidak pernah sekalipun saya mengeluarkan statement seperti itu. Itu semua hanya karangan media online itu saja,” ujar Pambudi di Palangka Raya.

Kepolisian, sebut Pambudi, akan melakukan penyelidikan siapa oknum awak media yang membuat berita tersebut dan akan dijerat dengan pasal Undang-Undang ITE.

“Kita akan lakukan penyelidikan siapa oknum awak media online yang membuat berita hoaks tersebut. Bila terbukti, akan kita jerat dengan Undang-undang ITE,” ujarnya.

TribunGroup

Pengecekan Kepada situs tribungroup*com

Tak terlihat adanya penanggung jawab dan situs tersebut sesuai dengan undang-undang pers. Ketika malam ini dicek, situs tersebut sudah ditutup.

Pambudi marah karena namanya disebut-sebut sebagai sumber informasi. Kemarahan serupa juga muncul dari Partai Gerindra. Sebab, informasi yang patut diduga hoaks itu menyeret-nyeret nama Prabowo.

Partai Gerindra melaporkan situs tersebut kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian RI (Polri) karena memuat sebuah tulisan yang diduga berkonten fitnah terhadap Prabowo Subianto.

“Patut diduga berita yang disampaikan oleh TribunGroup ini adalah berita rekayasa yang dalam hal ini ingin memojokkan atau mematahkan perjuangan Pak Prabowo,” ujar M. Said Bakhrie, Anggota Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya Dewan Pimpinan Partai (DPP) Gerindra di Bareskrim, Jakarta Pusat.

Menurut Said, berita tersebut merupakan fitnah karena tidak masuk akal ada perintah seperti itu dari Prabowo. Said menduga tulisan itu khusus dibuat untuk memuat berita yang berisi fitnah. Said menilai situs tersebut berkaitan dengan judi online karena ada tulisan “info agen, tips, trik jitu bermain judi online“ di bawah tulisan “Tribun Group”.

“Kami harap Bareskrim bisa bertindak cepat mengusut kasus ini dan menangkap pelakunya termasuk dalang yang mengatur pemberitaan di belakangnya,” ujar Saida kepada 60DetikNews.com. (atn/ymn)

Baca Juga : Ardonop Warga Jalan Jihad Kota Padang Dibegal Dan Dianiaya Dengan Kejam

Baca Juga : Dukun Cabul Di Sukabumi Diciduk Usai Minta Wanita Telanjang Dan Dipegang Bagian Sensitifnya

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?