Gubernur Aceh Minta Menkominfo Blokir PUBG dan Judi Online

Menkominfo Blokir PUBG dan Judi Online

60DetikInet¬†~Gubenur Aceh Nova Iriansyah menyurati dan meminta Menteri Komunikasi dan Informastika Republik Indoneisa Johnny Gerard Plate memblokir permainan PlayerUnknown’s Battleground (PUBG) dan sejenisnya, serta game jugi online.

Permintaan itu dilatarbelakangi semakin maraknya penggunaan permainan PUBG dan permaian judi online di kalangan masyarakat Aceh beberpa tahun terakhirn ini.

Permintaan pemblokiran berbagai situs game online itu didasari atas Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Nomor 1 tahun 2016 tentang Judi Online dan sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Iswanti mengatakan, permintaan pemblokiran PUBG berdasarkan Pasal 125 Undang-undang Nomor 1 tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 tahun 2014 Tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa masyarakat dan lembaga pemerintah dapat mengajukan pelaporan kepada Direktur Jenderal Aplikasi Informatika untuk meminta pemblokiran atas konten bermuatan negatif.

Adapun jenis situs Internet bermuatan negatif yang ditangani yaitu pornografi dan kegiatan ilegal lainya berdasarkan ketentuan peraturan perundangan-undangan,”ujar Iswanto.

Dalam surat yang dikirim Menkominfo dan diteken Gubernur Aceh pada 5 Oktober 2021, dijabarakna bahwa judi online adalah permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain melalui media internet dan media sosial yang hukumnya haram.

“Pemerintah dan masyarakat wajib memberantas segala jenis perjudian,” demikian bunyi poin lain dalam surat yang ditembuskan kepada Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Ketua MPU dan Kepala Dinas Komunikasi dan Persabdian Aceh.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa semakin maraknya penggunaan game PUBG dan judi online di kalangan masyarakat Aceh saat ini, telah membuat pemerintah, ulama, dan masyarakat resah.

“Maka untuk terlaksananya Syariat Islam secara menyeluruh sekaligus pengendalian dan pemblokiran terhadap konten negatif di Aceh, kami mohon kepada Bapak Menteri berkenan meminta kepada seluruh penyedia layanan telekomunikasi dan internet di Aceh agar dapat memblokir game PUBG dan game judi online sebagai tindak lanjut penerapan dari peraturan dan Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh,” demikian bunyi surat tersebut.

Baca Juga:Vivo X60 Series 5G Resmi Meluncur dengan Teknologi Fotografi Profesional

Baca Juga:Vivo Masuk Jajaran 5 Besar Pasar Smartphone Global

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.