Mengenal Hari Lahirnya Pancasila Indonesia Yang Telah Hilang Selama 3 Dekade

Sejarah Hari Lahirnya Pancasila Indonesia

Berita Online ~ Saat ini setiap tanggal 1 juni rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Lahirnya Pancasila yang merupakan dasar negara kita.

Meski kini sering diabaikan, namun Pancasila merupakan sesuatu yang sangat penting dalam fondasi Indonesia yang memiliki beragam suku dan ras.

Tapi sebagian orang mungkin belum tahu jika peringatan Hari Lahirnya Pancasila pernah menghilang dari kalender indonesia, setidaknya selama 3 dekade.

Berikut ini adalah fakta menarik Hari Lahirnya Pancasila :

soekarno.jpg

Awal Hari Lahirnya Pancasila

Sejarah awal kenapa 1 juni menjadi hari kelahiran pancasila, bermula dari pidato Bung Karno pada tanggal 1 juni 1945.

Kala itu Bung Karno yang berpidato di hadapan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menyampaikan beberapa gagasan untuk fondasi bagi kemerdekaan Indonesia.

Pidato Bung Karno pada tanggal 1 juni 1945 ini kemudian dipublikasikan oleh Departemen Penerangan Republik Indonesia dengan judul “Lahirnya Pancasila” pada tahun 1947.

satu juni.jpg

Diresmikan Pada Tahun 1964

Meski sudah dikenal luas sejak awal masa proklamasi, namun siapa sangka jika Hari Lahirnya Pancasila baru diresmikan sebagai hari libur nasional hampir 20 tahun kemudian tepatnya pada 1 juni 1964.

Keputusan ini diumumkan lewat surat keputusan Presiden yang berbunyi :

“Dengan persetujuan Presiden pada hari senin 1 juni 1964 melalui Menteri Kordinator Kesehteraan dan Menteri Agama telah mengeluarkan keputusan bahwa tanggal 1 juni, hari lahirnya Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur”.

soekarno dan soeharto.jpg

Sempat Dilarang Pada Era Orde Baru

Setelah peristiwa G30S-PKI pada tahun 1965, banyak perubahan besar terjadi di Indonesia.

Perubahan ini diantaranya adalah dengan munculnya larangan untuk memperingati 1 juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila yang dikeluarkan oleh Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kookamtip) pada tahun 1970.

Upaya lain penghapusan 1 juni sebagai hari lahirnya Pancasila juga bisa dilihat dari perubahan rancangan diorama yang akan di buat di Monas. Saat itu sebenarnya rancangan diorama yang ada “Lahirnya Pancasila 1 juni 1945” namu kemudian diganti menjadi “Pengesahan Pancasila dan UUD 1945, 18 Agustus.”

Hari Lahirnya Pancasila.jpg

Hari Kesaktian Pancasila Beda Dengan Hari Lahirnya Pancasila

Dulu banyak orang menganggap jika Hari Kesaktian Pancasila merupakan nama baru dari Hari Lahirnya Pancasila,

namun anggapan ini sebenarnya salah. Memang benar jika Hari Kesaktian Pancasila dijadikan pengganti untuk dihapuskanya peringatan Hari Lahirnya Pancasila.

Hari Lahirnya Pancasila merupakan hari dimana Indonesia memperingati kali pertama rumus dasar Pancasila terbentuk yaitu lewat pidato Bung Karno pada tanggal 1 juni 1945.

Sedangkan Hari Kebangkitan Pancasila merupakan hari yang diperingati untuk menghormati keberhasilan pasukan tentara pimpinan Pak Harto dalam menggagalkan gerakan G30S-PKI saat itu pada tahun 1967.

Presiden Soeharto melalui SK No 153/1967 memutuskan 1 Oktober sebagai Hari Kebangkitan Pancasila.

Pancasila.jpg

Awal Kebangkitan Hari Lahir Pancasila

Setelah reformasi pada tahun 2000, wacana untuk mengembalikan 1 juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila, sudah beberapa kali mengemuka.

Butuh setidaknya 10 tahun lamanya sampai Hari Lahirnya Pancasila bisa benar-benar dirayakan kembali.

Peristiwa tersebut tepatnya terjadi pada tahun 2010, saat ketua MPR kala itu Taufik Kiemas memprakarsai kembalinya 1 juni sebagai Hari Peringatan Lahirnya Pancasila. Inilah kali pertama 1 juni kembali diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila.

bhineka tunggal ika.jpg

Resmi Kembali Menjadi Hari Libur Nasional

Tahun 2010 bisa dibilang menjadi kebangkitan Hari Lahirnya Pancasila, namun keputusan MPR tersebut belumlah resmi. Namun pihak pemerintah saat itu yang di pimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seolah enggan untuk menjadikan 1 juni sebagai hari libur nasional.

Baru pada tahun 2016 yang lalu tepatnya setelah 46 tahun Hari Lahirnya Pancasila dihapuskan dari sejarah Indonesia. Tanda-tanda akan dijadikannya tanggal 1 juni sebagai hari libur nasional ini ketika staf khusus Kepresidenan Johan Budi mengumumkan bahwa Presiden Jokowi akan meresmikan 1 juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila di Istana Bandung. Putusan ini sendiri kemudian diresmikan pada 1 juni 2016 pukul 11.10 WIB lewat konfrensi pers Jokowi pada penutupan pidato peringatan Bung Karno.

Dalam pidatonya Jokowi menyebutkan “Dengan mengucap bismillah, tanggal 1 juni ditetapkan diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila,” keputusan Jokowi ini kemudian disahkan dalam Kepres dan Hari Lahirnya Pancasila akan mulai resmi dirayakan sebagai hari libur nasional pada tahun berikutnya yaitu tahun 2017.

Baca Juga : 2 Orang Kritis Dan 6 Orang Dirawat Akibat Pesta Miras Oplosan Di Tulungagung

Baca Juga : Donald Trump Kembali Pastikan Akan Bertemu Kim Jong Un 12 Juni Nanti

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.