Ibu Asal Palembang Ini Jual Bayi Kandungnya Seharga 20jt Untuk Pesta Sabu

Jual Bayi Demi Pesta Sabu

Berita Hari Ini ~ Sungguh tega ibu bernama Fatima alias Yanti (31) ini Jual Bayi Kandungnya yang Berusia 3 bulan kepada orang lain hanya demi pesta sabu.

Warga Palembang ini Awalnya mengaku terbebani oleh keberadaan putri kelimanya itu dan takut tak sanggup memberi nafkah

Fatima kemudian menghubungi tetangganya dan seorang lelaki bernama Jaka, yang akan membeli anaknya seharga Rp 20 juta.

“Saya sebelumnya tidak kenal sama Jaka, orang yang mau beli anak saya ini. Tapi tetangga saya bilang agar saya minta uang Rp 20 juta dengan alasan untuk mengganti biaya (operasi) caesar saat melahirkan. Nah, saat itulah saya bawa anak saya ke daerah Pusri untuk saya jual dan terima uang,” kata Fatima.

Masalah ekonomi disebut Fatima sebagai salah satu alasan dirinya mengambil keputusan menjual putrinya. Selain itu, Fatima mengaku kebanyakan anak di rumahnya, sedangkan suaminya, Junaidi (34), hanya pekerja buruh harian dan tidak pasti mendapatkan uang untuk menafkahi anak.

Setelah jual bayi kandungnya, Fatima memilih tinggal di salah satu rumah teman dan menghabiskan seluruh uang hasil penjualan darah dagingnya sendiri untuk hura-hura dan membeli sabu.

Seusai hura-hura, Fatima kembali ke rumah dan menemui suaminya. Ia mengaku anaknya hilang, Tidak percaya begitu saja, Junaidi akhirnya melaporkan Fatima ke Polresta Palembang pada 7 Januari lalu.

“Saya takut mau pulang ke rumah. Uang semua saya habiskan untuk jalan-jalan dan beli barang-barang saat tinggal tempat teman selama 1 bulan. Pas uangnya habis, saya pulang dan bilang kepada suami kalau anak kami hilang. Tapi suami saya langsung curiga dan melaporkan saya ke polisi,” ucap Fatima.

jual bayi.jpg

Tidak Pernah Melakukan Kontak Dengan Anaknya

Meskipun telah memiliki nomor kontak sang pembeli, Fatima mengaku tak pernah menghubungi Jaka untuk menanyakan kabar putrinya yang berada di Serang, Banten.

“Nggak pernah saya hubungi. Karena bayi sudah saya jual, ya itu jadi tanggung jawab yang beli. Tapi saya simpan kontaknya untuk menanyakan kabar nantinya kalau anak saya sudah besar dan kalau dia sakit,” ucap dia.

Saat kasus ini terungkap, Fatima mengaku kecewa karena sang tetangga yang sebagai perantara untuk jual bayi kandungnya tidak mengakui dan tidak mau terlibat.

Padahal, sebagai perantara, tetangganya itu juga disebut menerima upah Rp 1 juta dari si pembeli.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB menyatakan bayi berusia 3 bulan ini sudah kembali ke pangkuan keluarga besarnya.

Saat ditemukan, kondisi anak dalam keadaan sehat layaknya dirawat oleh orang tuanya. Mereka membeli anak ini karena sudah belasan tahun belum dikaruniai anak.

Baca Juga : Penculik Shakila Rahmawati Akhirnya Diringkus Pihak Polsek Tegalsari

Baca Juga : 7 Hantu Jepang Yang Seramnya Menyamai Hantu Di Indonesia

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Di sini.jpg

Source

Leave a Reply