Kakek 63 Tahun Asal Sukabumi Habisi Nyawa Kekasih Gelapnya Karena Cemburu Buta

Kakek Asal Sukabumi Habisi Nyawa Kekasih Gelapnya

Berita Hari Ini ~ Sebanyak 24 adegan dilakoni Ahmad Hidayat alias Oma yang beraksi tunggal membunuh Fatimah (50). Pelaku membekap mati kekasih gelapnya tersebut menggunakan bantal. Rangkaian rekonstruksi berakhir saat mayat korban dibungkus terpal dan kardus oleh kakek berusia 63 tahun itu.

Cemburu dan emosi terhadap korban yang dituding menjalin asmara dengan pria lain membuat pelaku gelap mata. Oma nekat menghabisi nyawa Fatimah di kamar kontrakan. Detik-detik menjelang ajal, korban sempat memotret Oma yang dipacarinya selama 2,5 bulan.

“Saat dibekap, korban sedang telepon dengan pria lain. Pelaku cemburu lalu mengambil bantal dan membekap korban. Saat dibekap itu, korban refleks menyalakan kamera ponsel dan mengambil gambar pelaku,” kata Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Budi Nuryanto di sela-sela rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP), Kampung Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (5/11/2018).

Menurut Budi, ada empat foto yang direkam kamera korban terdiri gambar dinding, jendela, plafon dan wajah pria. Meski buram, kata dia, gambar tersebut secara jelas menggambarkan sosok pelaku pembunuhan tersebut.

Sewaktu dibekap, berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi saat itu, korban sempat berontak sambil melontarkan kalimat berbahasa Sunda. Korban kejang-kejang lalu mengeluarkan cairan dari mulutnya.

Pelaku Membekap Korban Karena Terbakar Api Cemburu

“Sepintas terlihat kalau itu Oma, foto itu juga menjadi penanda waktu kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (20/10). Waktu yang sama saat korban menelepon dengan pria lain yang membangkitkan rasa cemburu pelaku,” tutur Budi.

“Saat korban kejang-kejang, pelaku melepaskan bekapan. Dia panik. Setelah memastikan korban tewas, pelaku mengambil seprei untuk dijadikan alas, lalu menarik korban ke dalam kamar,” ujarnya.

Oma sempat kebingungan. Dia duduk bersandar ke tembok dan memperhatikan mayat Fatimah. Setelah itu, pelaku pergi sambil membawa ponsel dan sejumlah perhiasan milik korban. Pada Minggu (21/10), Oma sempat kembali melihat kondisi korban, selanjutnya dia menutupi mayat dengan kardus.

Pada Senin (22/10), sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku kembali datang ke kamar kontrakan sambil membawa angkutan kota. Oma berniat membawa jasad Fatimah. Aksi Oma tersebut dipergoki warga setempat.

Baca Juga : Kesimpulan Komite Nasional Keselamatan Transportasi Tentang Jatuhnya Lion Air PK – LQP

Baca Juga : Seorang Polwan Diperkosa Semalaman Oleh Tiga Temannya Hingga Pingsan

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.