Korban Lion Air Yang Terindentifikasi Akan Terima Santunan Rp 1,3 Miliar

Santunan Untuk Korban Lion Air Yang Terindentifikasi

Berita Hari Ini ~ Tim DVI Rumah Sakit Polri telah berhasil mengidentifikasi 44 jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LPQ di perairan Ujung Karawang. Lion Air selaku maskapai penerbangan akan memberikan uang santunan terhadap korban teridentifikasi tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menurut Corporate Communication Stategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, pihaknya akan memberikan santunan sebesar total Rp 1,3 miliar kepada pihak keluarga. Jumlah tersebut hasil akumulasi dari kewajiban yang tertuang dalam peraturan pemerintah nomor 77 tahun 2011 dan kebijakan dari pihak managemen Lion Air.

“Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan. Lion Air memberikan uang tunggu kepada keluarga Rp 5.000.000, uang kedukaan Rp 25.000.000. Kemudian uang santunan meninggal dunia sesuai PM 77 Tahun 2011 yaitu Rp 1.250.000.000 ditambah penggantian bagasi menurut peraturan tersebut Rp 4.000.000, namun untuk penggantian bagasi Lion Air akan memberikan Rp 50.000.000,” ujar Danang, Selasa (6/11).

Adapun 44 nama yang sudah teridentifikasi oleh tim DVI RS Polri sebagai berikut:

– Jannatun Cintya Dewi, perempuan, usia 24 tahun teridentifikasi melalui sidik jari.

– Chandra Kirana, laki-laki, usia 29 tahun teridentifikasi melalui sepatu yang dikenakan merek Reebok dicocokkan dengan foto sepatu dari CCTV dan foto sepatu yang diberikan keluarga.

– Monni, perempuan, usia 41 tahun teridentifikasi melalui tato di bagian tubuh dicocokkan dengan gambar tato yang diberikan pihak pembuat tato.

– Hizkia Jorri Saroisong, usia 23 tahun laki-laki, teridentifikasi melalui dari sidik jari.

– Endangs Sri Bagusmita, usia 20 tahun, perempuan, teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

– Wahyu Susilo, usia 31 tahun, laki-laki teridentifikasi melalui sidik jari, medis, dan properti.

– Fauzan Azima, usia 25 tahun, laki-laki, teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

– Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, 23 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari dan rekam medis.

– ‎Dodi Junaidi, 40 tahun, laki-laki teridentifikasi melalui DNA.

– ‎Muhammad Nasir, 29 tahun, laki-laki, teridentifikasi melalui DNA.

– ‎Janry Efriyanto Sianturi, 26 tahun, laki-laki teridentifikasi melalui DNA dan medis.

– ‎Karmin, 68 tahun, laki-laki, teridentifikasi melalui DNA.

– ‎Harwinoko, 54 tahun, laki-laki, teridentifikasi melalui DNA.

– ‎Verian Utama, 31 tahun, laki-laki, teridentifikasi melalui DNA.

– Reni Ariyanti, 51 tahun, perempuan, teridentifikasi melalui DNA.

– Muhammad Rafi Andrian, laki-laki 24 tahun melalui DNA.

– Eryanto, laki-laki, 41 tahun diidentifikasi melalui DNA.

– Vera Junita, perempuan, 21 tahun, diidentifikasi melalui DNA.

– Restia Amelia, perempuan, 27 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Fifi Hajanto, perempuan, 42 tahun teridentifikasi melalui DNA.

– Dede Anggraeni, perempuan 40 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Petrus Rudolf Sayers, laki-laki 58 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Eka M Suganda, laki-laki, 49 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Niar R Soegiono, laki-laki 34 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Sudibyo Onggo Mardoyo, laki-laki 41 tahun, teridentifikasi dari sidik jari.

– Hendra, laki-laki 39 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Mito, laki-laki, 37 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari (anggota Polres Babel).

– Wahyu Abdilla, laki-laki, usia 32 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Ubaidillah Salabi, laki-laki, 50 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Imam Riyanto, laki-laki, 44 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Mawar Sariati, perempuan, 39 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Tesa Kausar, laki-laki, usia 37 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari.

– Cosa Rianda Shabab, laki-laki, usia 39 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Dony, laki-laki, usia 45 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Daniel Soeharja Wijaya, laki-laki, 30 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Herjuna Darpito, laki-laki, usia 47 tahun, teridentifika melalui DNA.

– Nurul Dyah Ayu, perempuan, teridentifikasi melalui DNA.

– Paul Ferdinand Ayorbaba, laki-laki, 43 tahun, teridentifikas melalui DNA.

– Rabagus Noerwito Desi Putra, laki-laki, 26 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Martono, laki-laki, usia 35 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Ariawan Komardiy, laki-laki, 37 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Ibnu Fajar Hantoro, laki-laki, 33 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Matthew Bongkal, laki-laki, 13 tahun, teridentifikasi melalui DNA.

– Mack Stanley, laki-laki, usia 31, teridentifikasi melalui DNA.

Baca Juga : Kesimpulan Komite Nasional Keselamatan Transportasi Tentang Jatuhnya Lion Air PK – LQP

Baca Juga : Kakek 63 Tahun Asal Sukabumi Habisi Nyawa Kekasih Gelapnya Karena Cemburu Buta

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.