Korban Pemerkosaan Seorang Gadis SMP oleh 7 Pemuda Menderita Muntah Darah

Seluruh Pelaku Pemerkosaan Masih Berada Dibawah Umur

Berita Hari Ini ~ Seorang gadis SMP di Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur menjadi korban pemerkosaan 7 pemuda. Ironisnya, pelaku tak lain adalah kekasih dan teman-temannya sendiri. Mereka masing-masing berinisial DD, SP, ABD, DN, KP, YD dan Rn. Semuanya masih dibawah umur.

Polisi sudah menangkap para pelaku. Ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun pun menanti mereka. Ketujuh pelaku disangkakan Pasal 81 Ayat (2) UU RI NOMOR 17/ 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman minimal 3 tahun penjara maksimal 15 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton.

Horor perkosaan yang menimpa gadis tersebut terungkap Kamis (23/7/2020) lalu. Mirisnya, sebelum diperkosa, korban dicekoki minuman keras dan pil setan. Begitu korban pingsan, tujuh pelaku menyetubuhi korban secara bergiliran.

Korban semula dijemput SP, kekasih yang juga menjadi salah satu pelaku. Mengendarai sepeda motor, SP membawa korban yang masih berusia 15 tahun itu ke rumah pelaku lain di Kecamatan Cidaun untuk bertemu teman-temannya.

Di rumah pelaku, korban dicekoki miras oplosan dan dipaksa menenggak ‘pil setan’. Setelah itu, pacar dan enam temannya memerkosa gadis malang tersebut. Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku malah meninggalkan korban begitu saja di sebuah warung.

Pihak keluaga yang tak terima dengan kejadian tersebut pun melapor ke pihak kepolisian. Dengan sigap, polisi pun menangkap tujuh pelaku di rumahnya masing-masing.

” Total ada tujuh pelaku yang kami tangkap atas kasus [emerkosaan anak di bawah umur,” ucap Kapolsek Agrabinta AKP ipid Saputra.

Aksi bejat pelaku yang mencekoki gadis SMP dengan miras dan pil setan sebelum memerkosanya membuat korban lemas dan muntah darah.

“Dirumahnya korban muntah darahdengan kondisi tubuh yang masih lemas. kami langsung bawa ke puskesmas,” ujar Kapolsek Agrabinta AKP Ipid Saputra.

Kepala puskesmas Agrabinta Ruslan Abdul Gani mengatakan, dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di organ dalam. Diduga luka itu diakibatkan minuman keras.

“Ada luka di dalam perutnya, kemungkinan dari miras. Saat ini sudah normal kondisinya, sudah dipulangkan. Tapi dicek kessehatannya seccara berkala,” kata dia via telepon seluler.

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur menyebutkan pemerkosaan gadis SMP oleh 7 pemuda merupakan duka di peringatan Hari Anak Nasional.

Ketua harian P2TP2A Kabupaten Cianjur Lidya Indiyani Umar mengatakan, Hari Anak Nasional yang diperingati 23 Juli seharusnya menjadi momen peningkatan perlindungan dan pemenuhan anak. Sayangnya, kata dia, di Cianjur malah terjadi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

“Apalagi pelakunya sampai tujuh orang, disetubuhi ssecara bergiliran. Kami sangat prihatin dengan kasus ini. Bahkan ini duka untuk Cianjur di momen Hari Anak Nasional,” kata Lidya.

Baca Juga : Disewa untuk Pijat Istri, Tukang Pijat Justru Lakukan Hal Tak Senonoh

Baca Juga : Jomblo Pencuri Ribuan CD-BH Diduga Kelainan Seks

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

pasang togel online terpercaya

 

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.