Inilah Kota Paling Tenteram Dan Bebas Polusi Di Papua Yang Bikin Terkesima

Kota Di Papua Yang Sangat Membuat Terkesima

Berita Terkini ~ Kota Di Papua – Sebal dengan hingar-bingar suara knalpot kendaraan bermotor di ibukota?

Muak dengan kepulan asap motor dan mobil yang bikin mata kelilipan?

Polusi udara dan suara yang membahana di berbagai kota Indonesia memang sangat mengganggu.

Tapi ada lho satu tempat keren di bumi pertiwi yang menyuguhkan rasa nyaman dan tenteram tak terkira? Berdoa saja agar kamu bisa berkunjung ke Agats, Papua.

Ibukota Kabupaten Asmat ini sangat unik jika kita bandingkan dengan tempat-tempat indah lain di Indonesia.

Kota Di Papua Yang Paling Tenteram, Bebas Polusi Serta Bikin Terkesima 60DetikNews

Jangan harap kamu bisa menginjakkan kaki ke tanah. Ya iya lah, karena kota di papua yang berdaerah sini semua sudut berpijak ditutupi oleh papan.

Sampai muncul deh julukan Agats sebagai kota di atas papan. Konon hal ini dipicu oleh kondisi tanah yang berlumpur dan penuh rawa.

Masyarakat Agats terbiasa berjalan kaki, sejauh apapun. Motor ada sih, tapi…

Baca Juga : Wow !! Orang Beruntung Ini Mendapatkan Jutaan Rupiah Hanya Dengan Puluhan Ribu

Baca Juga : Buni Yani Dipenjara 1.5 Tahun Terkait Kasus Video Pidato Ahok

Kota Di Papua Yang Kebanyakan Motornya di Cas

“Sedikit sharing di sini motornya, motor cas. Jadi motornya gak berisik. Tenteram ih. Berasa mimpi bisa nginjek tanah suku Asmat. Selamat malam semesta,” ungkap  Trianida Astari Trigel.

Kekaguman wanita yang solo riding dari Jakarta ke Papua naik vespa tua ini semakin bertambah karena tidak ada kendaraan berbahan bakar satupun di kota Agats.

Kota Di Papua Yang Paling Tenteram, Bebas Polusi Serta Bikin Terkesima 60DetikNews

“Bahagianya bisa mengenal suku ini. Oiya ada yang nanya kenapa gak sama vespa ke sini. Jadi di Agats ini jalanannya masih papan semua”.

So kota di papua yang sini kendaran mengunakan motor cas. Sudah peraturan di sini. Jadi vespa atau kendaraan lainnya tidak bisa ke sini. Jadi membudayakan jalan kaki kali ya itung itung olahraga, lestarikan alam ini,” papar Trigel yang berada di Papua.

Tenteram yang ia maksud adalah tidak ada bising suara knalpot maupun kepulan asap dari kendaraan bermotor.

Semua motor yang lalu-lalang di kota ini menggunakan tenaga listrik.

“Setelah di sana, saya akhirnya tahu kalau semua motor bebas bahan bakar. Jadi sebelum dipakai, motor tersebut harus dicas. Setelah penuh, motor-motor itu bisa kuat berjalan maksimal 8 jam,” lontar wanita kelahiran Jakarta, 14 Juni 1995 ini.

“kota di papua ini juga ada ojek, ya itu tadi, semuanya bertenaga listrik. Ada juga mobil ambulance, tapi itu juga masih pakai listrik,” tutup Trigel yang sebelumnya juga pernah touring sendirian naik vespa sampai ke Sabang. (atn/ymn)

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Bali yang Buron Kasus Sabu Berhasil Ditangkap

Baca Juga : Pelaku Pemukulan Dan Penelanjangan Pasangan Asusila Tangerang Di Ciduk Polisi

 

Berikan Tanggapan Kalian Serta Share Lewat Tombol Di Bawah

Sumber

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.