Kronologi Lengkap Pembunuhan Keluarga Daperum Di Pondok Gede

Kronologi Pembunuhan Keluarga Daperum Nainggolan

Berita Hari Ini ~ Misteri pembunuhan satu keluarga di Pondok Gede, Bekasi, akhirnya terungkap. Pembunuh Daperum, istri, dan kedua anaknya, tak lain kerabatnya sendiri, yakni Haris Simamora.

Haris membunuh keluarga Daperum dengan linggis. Usai membunuh, dia kabur hingga ke Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Di tempat itu pula, Haris ditangkap pada Rabu (14/11) malam.

Berikut kronologi lengkap pembunuhan Daperum dan keluarganya hingga pelaku berhasil ditangkap :

Berawal Dari Pembahasan Pembelian Pakaian Natal

Haris Simamora, datang ke rumah keluarga Daperum Nainggolan. Maksud kedatanganya adalah bertemu dengan istri Daperum bernama Maya Ambarita untuk membahas pembelian pakaian Natal di Pasar Tanah Abang. Haris sempat cekcok dengan korban.

Ketika Daperum beristirahat Haris berada di dapur untuk bermain ponsel. Di dapur Haris melihat linggis, dan timbul niat jahatnya untuk menghabisi Daperum.

Pertama, Haris memukul Daperum dengan linggis di bagian kepala lalu menusuknya di bagian leher. Lalu ia melakukan hal yang sama kepada istri Daperum, Maya.

Anak Korban Di Bunuh Saat Lagi Tidur

Kedua anak korban, Sarah dan Arya Nainggolan sempat bangun. Haris mengatakan kepada mereka, bahwa kedua orang tuanya sedang sakit.

Pelaku menemani kedua anak tersebut tidur. Setelah ia memastikan bahwa kedua anak tertidur pulas, Haris berpikir harus menghabisi kedua anak tersebut. Karena ditakutkan perbuatanya akan diketahui orang lain.

Haris mencekik Sarah Nainggolan terlebih dahulu sampai ia tidak bernafas, lalu Arya Nainggolan juga ia cekik hingga tak bernyawa.

Pelaku Mengambil Uang Tunai Dan Mobil Korban

Setelah kedua anak meninggal, Haris mengecek lemari korban dan mengambil uang tunai sejumlah Rp 2.juta dan mengambil kunci Nissan X-Trail milik Daperum.

Satpam sempat melihat sebuah mobil melaju kencang di permukiman korban.

Korban juga kabur ke arah kos-korban di Pasir Limus, Cikarang. Ia sempat mampir ke jembatan sungai kalimalang, di Jalan Raya Tegal Danas, untuk membuang linggis ke sungai.

Saksi, dokter Feby yang tinggal di kost yang dikelola Daperum sempat memanggil tapi tidak ada jawaban dari rumah.

Saksi menemukan Daperum tewas dalam keadaan bersimbah darah.

Pelaku Hendak Melarikan Diri Ke Garut

Sementara itu, jauh di Cikarang, pelaku memulai perjalanannya untuk melarikan diri. Ia berkunjung ke Pondok Ameera, memesan sebuah kamar dan menitipkan mobil Nissan X-Trail. Ia kemudian kabur ke Garut untuk mendaki Gunung Guntur.

Polisi mendapat informasi pelaku sedang dalam perjalananan ke Garut, Jawa Barat. Polisi menemukan Nissan X-Trail yang dibawa kabur Haris dan membawanya ke Polrestro Bekasi.

Haris sempat mampir ke salah satu warung di Gunung Guntur. Haris sempat membeli kopi hingga membeli pulsa.

Polisi menangkap Haris di sebuah saung di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Haris berniat untuk naik gunung sambil menenangkan diri.

Haris tiba di Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga : Kronologi Lengkap Penangkapan Haris Terduga Pembunuh Satu Keluarga Di Bekasi

Baca Juga : Kronologi Lengkap Tewasnya Sopir Grab Yang Ditemukan Hanya Tinggal Tulang

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.