Kronologi Pelaku Penembakan Istri TNI di Semarang

Berita Hari Ini ~Berdasarkan rekaman CCTV, korban telah diintai oleh 4 pelaku menggunakan dua sepeda motor Ninja warna hijau dan sepeda motor Beat.

Pengendara sepeda motor Ninja menggunakan Jaket Merah, celana jeans, helm hitam, sandal jepit, perawakan tubuh kurus, dan membawa tas selempang biru.

Pembonceng yang merupakan eksekutor penembak mengenakan jaket jumper hitam, helm trail putih hitam, celana jeans, sepatu hitam merah dan membawa senjata diduga pistol.

Diduga eksekusi ada komando melalui telepon.

Kapolres pengintaian berdasarkan real time CCTV dilakukan pada pukul 11:35 saat dua pelaku mendatangi ujung gang dekat pos satpam menggunakan sepeda motor Ninja.

Pada waktu yang sama disusul dua pelaku lainnya menggunakan sepeda motor beat warna hitam.

Kemudian pada pukul 11:38 berdasarkan rekaman CCTV korban keluar rumah menjemput anaknya di sekolah.

Korban saat itu mendapat kabar anaknya sedang kurang sehat.

Tak berselang lama diikuti oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor beat.

Dua pelaku yang melaju dari sisi kanan rumah korban. Selanjutnya pelaku yang merupakan eksekutor juga mengikuti ke sekolah anaknya.

Menurut peristiwa penembakan pertama terjadi setelah korban pulang menjemput anaknya pada pukul 11:47 WIB.

Melihat korban masih dapat berdiri setelah ditembak, pelaku memutar balik terjadi tembakan kedua.

Saat itu terjadi pelawanan oleh korban. Pelaku pengguna sepeda motor Ninja melarikan diri ke Jalan Cemara Raya.

pelaku pengguna sepeda motor Ninja terekam CCTV melaju di depan Masjid Raya Al-Muhajirin.

Kapolres memastikan pelaku eksekutor bukan orang yang terlatih.

Hal ini dilihat dari cara pelaku menembak korban saat kejadian.

Ini bukanlah orang terlatih.

Kombes Irwan menuturkan pihaknya fokus memberikan informasi kepada masyarakat ciri-ciri pelaku.

Hal ini diharapkan agar masyarakat dapat memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku.

“Kita bersyukur Kota Semarang telah terdapat jaringan CCTV baik terintergrasi dengan pemerintah maupun swadaya masyarakat. Meski telah ada CCTV masyarakat juga dapat berperan aktif dan peka terhadap lingkungan,” tandasnya.

Dandim 0733/BS Kota Semarang Letkol Honi Hanava meminta masyarakat ikut peduli dan membantu memberikan informasi.

Hal ini bertujuan agar kasus tersebut segera terungkap.

“Karena adanya kasus mengganggu dan mengusik keamanan kita bersama Harapannya jika sudah tertangkap dapat membuat rasa aman,” tutur dia.

Terkait keberadaan korban bersama keluargannya saat ini telah dipindahkan ke asrama Yonarhanud agar aman.

Selain itu Pihaknya bersama Polrestabes Semarang dan Pomdam membentuk jadwal piket untuk menjaga korban.

“Hal tersebut dilakukan keamaan korban,” tuturnya.

Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogel
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tanpa Potongan
New Member Depo Pertama 50rb Langsung Dapat 10rb

http://134.209.100.204/

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.