Nasib Akhir Pernikahan Pria Malaysia Dengan Bocah 11 Tahun

Pernikahan Gadis 11 Tahun Dengan Pria Dewasa Malaysia

Berita Hari Ini ~ Pria Malaysia yang menikahi seorang bocah perempuan berusia 11 tahun dijatuhi hukuman denda 1.800 Ringgit atau setara Rp 6,3 juta. Pria itu dinyatakan bersalah karena tidak mendapat izin Pengadilan Syariah untuk menikahi bocah di bawah umur.

Senin (9/7/2018), hukuman denda dijatuhkan oleh Pengadilan Syariah Gua Musang dalam persidangan pekan ini.

Bahwa pria berusia 41 tahun itu didakwa melakukan sebuah pernikahan dan praktik poligami tanpa mendapat izin dari Pengadilan Syariah. Pria itu mengaku bersalah atas dua dakwaan yang dijeratkan.

Otoritas Malaysia tidak menyebut nama lengkap pria itu. Namun media-media Malaysia menyebutnya bernama Che Abdul Karim dari Kelantan.

Hakim Mohd Surbaineey Hussain menjatuhkan hukuman denda 900 Ringgit untuk setiap dakwaan. Dengan demikian, pria ini dihukum denda total 1.800 Ringgit.

Laporan media lokal menyebut pria yang seorang pengusaha ini didakwa pasal 19 dan pasal 124 Undang-Undang Keluarga Islami Kelantan, yang memiliki ancaman hukuman denda 1.000 Ringgit atau penjara 2 bulan.

Didakwa Pasal 19 Dan Pasal 124 UUD Keluarga Islami Kelantan

Pria ini tampak gugup saat dua dakwaan dibacakan terhadapnya. Pria ini sempat meminta pengadilan untuk mengurangi jumlah denda yang dijatuhkan kepadanya dan meminta untuk tidak dibui.

Menurut Undang-undang Keluarga Islami yang berlaku di seluruh wilayah Malaysia, usia minimum untuk menikah adalah 18 tahun untuk laki-laki dan 16 tahun untuk perempuan. Orang-orang di bawah usia minimum hanya diperbolehkan menikah jika mendapat izin dari Pengadilan Syariah dan orang tua masing-masing.

Pernikahan pria 41 tahun dengan bocah 11 tahun yang memicu kontroversi ini dilakukan di Thailand pada 18 Juni lalu. Pernikahan dini ini digelar di sebuah masjid di Sungai Golok, Thailand. Bocah perempuan berusia 11 tahun itu diketahui menjadi istri ketiga pria itu. Pria itu tak merasa melakukan hal yang salah karena menikah dengan restu orang tua bocah 11 tahun itu. Dia juga mengklaim jika mendapat restu dari istri-istri sebelumnya.

Namun dalam komentar beberapa waktu lalu, seorang hakim syariah Malaysia menyatakan izin dari Pengadilan Syariah tetap dibutuhkan meski pernikahan dilakukan di luar Malaysia.

Baca Juga : Pernikahan Anak 11 Tahun Dengan Pria 41 Tahun Picu Kecaman Di Malaysia

Baca Juga : Karena Telat Bayar Cicilan Anak Gadis Ini Jadi Korban Pelecehan Debt Collector

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.