Mengaku Iba, Pria di Wonogiri Justru Cabuli Bocah SD,Terbongkar saat Keluarga Korban Membuntuti

Pria di Wonogiri Justru Cabuli Bocah SD

Berita Hari Ini ~Nasib malang menimpa bocah SD berinisial SH (12) warga Kecamtan Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. SH dicabuli tetangga sendiri, Y (44).

Padahal Y kenal baik dengan keluarga korban, pelaku mengaku korban awalnya sering curhat soal keluarga padanya, dia juga sering curhat ke saya.

Katanya dia kaya tidak dianggap oelh keluarganya, kata pelaku saat dikonferensi pers di Mapolres Wonogori, Kamis (3/6/2021).

Pelaku yang bekerja sebagai wiraswasta kemudian kasihan kepada korban, bahkan sering memberikan korban uang.

Nominal uang yang diberikan kepada korban bervariasi, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu.

Saya ngasihnya ada yang sesudah berhubungan ada yang sebelum berhubungan,”uajrnya.

Pokoknya saya kasih uang karena kasih saja,”imbuhnya.

Sampai suatu ketika, tersangka melihat foto profil korban, Dari sanalah ketika mulai membujuk korban untuk berhubungan layakanya pasangan suami istri.

Saya sudah melakukan (pencabulan) itu sebanyak tiga kali,”

Lokasi di hotel terus, uajrnya.

Saya tidak pernah mengancam korban, Tapi saat saya ajak dia mau, imbuhnya.

Kasat Polres Wonogiri, AKP Supardi, mengatakan kasus pencabulan itu terjadi mulai Febuari 2021 hingga Maret 2021.

TKPnya ada di sebuah hotel kawasan Kecamatan Slogohimo, Wonogiri,”ujarnya.

Kasus ini terbongkar dari kecurigaan keluarga, sebab korban sering diajak pergi oleh pelaku.

Saat keluarga korban menanyai korban, korban tidak mau mengaku.

Keluarga korban kemudian membututi pelaku dan kemudian menanyai pelaku telah melakukan apa saja kepada anaknya.

Lantaran pelaku tidak mau mengaku, pelaku kemudian dibawa keluarga ke Mapolsek Puhpelem.

Di sanalah pelaku mengakui perbuatannya.

Kami mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian milik pelaku dan korban, hp dan satu unit sepeda motor,”jelanya.

Akibatnya perbuatan, pelaku terancam Pasal 81 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 perubahan kedua atas Undang undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp 5.000.000.000.

Baca Juga:Istri Ajak Suami Bunuh Selingkuhan sebagai Bentuk Janji Tak akan Berulah Lagi

Baca Juga:Sudah Dihamili di Luar Nikah, RA (22) Merana Ditinggal Pacar, Malah Diciduk Polisi Usai Minum Soda

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.