Akhirnya Terungkap Misteri Pembunuhan Grace Bocah Dalam Karung Di Bogor

Pembunuhan Grace Bocah Dalam Karung Di Bogor

Berita Hari Ini ~ Setelah memakan waktu penyelidikan selama 3 minggu, polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan Grace Gabriela Bimusu (6). Seorang remaja berinisial R (15) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Di awal penanganan kasus, Polres Bogor menghadapi hambatan karena minimnya informasi, saksi, dan petunjuk untuk mengungkap pelaku pembunuhan ini.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading mengatakan pengungkapan kasus dilakukan setelah tim secara intensif melakukan proses penyelidikan.

“Itu hasil lidik anggota, olah TKP, pengambilan keterangan saksi-saksi kita gali, kita analisis terus,” ujar Dicky saat dihubungi, Sabtu (26/5/2018).

Grace terakhir kali terlihat sedang bermain di dekat pos ronda, dekat masjid di dalam Perumahan Perum Bogor Asri, pada Senin (30/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Hingga tengah hari, Grace belum pulang. Orang tuanya yang khawatir pun mencari bocah itu di wilayah Kelurahan Nanggewer, Kelurahan Karadenan hingga ke Kelurahan Cilebut.

Grace Gabriela Bimusu.jpg

Jasad Grace Ditemukan Dalam Karung Di Tengah Kebun Singkong

Karena hingga malam Grace tidak kunjung ditemukan, orang tuanya melapor ke Polres Bogor.

Jasad Grace ditemukan warga setelah sehari dilaporkan hilang pada Selasa (1/5) dini hari. Jasad bocah itu ditemukan warga di dalam karung yang diletakkan di tengah kebun singkong di dalam kompleks perumahannya.

Grace dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor, pada Rabu (2/5) pukul 13.30 WIB.

Wakapolri Komjen Syafruddin sempat memerintahkan pihak Polres Kabupaten Bogor untuk mengungkap kasus ini. Syafruddin menegaskan pelaku harus segera ditangkap.

“Harus diungkap dan dipenjara pelakunya,” kata Syafruddin di sela acara Apel Kasatwil 2018 di auditorium PTIK/STIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/5).

Bocah Dalam Karung.jpg

Pelaku Pembunuhan Yang Merupakan Tetangga Korban

Tak disangka, pelaku merupakan tetangga korban. Mereka sama-sama tinggal di Perumahan Bogor Asri. Rumah R hanya berselang 3 rumah dari tempat tinggal korban yang jaraknya kurang dari 100 meter.

Mengingat R masih di bawah umur, polisi menerapkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pelaku kemudian diserahkan ke Balai Permasyarakatan (Bapas) milik Pemerintah Kabupaten Bogor.

Tak ada pula yang menyangka R tega menghabisi nyawa Grace. Pasalnya R memiliki adik yang jadi teman main Grace. Ibu kandung R juga punya hubungan baik dengan ibu kandung Grace.

Kamis (24/5), polisi menggelar prarekonstruksi di rumah tempat R tinggal. R membunuh Grace di rumah itu saat hanya ada mereka berdua di dalam. Rumah itu kini dipasangi garis polisi.

Rumah bercat krem ini menjadi titik kelima yang dipasangi garis polisi selain lokasi penemuan jasad Grace, rumah kosong yang sebelumnya sempat diduga lokasi eksekusi, dan dua titik lainnya yang jadi lokasi ditemukannya sandal korban.

Ayah kandung Grace, Jimmy Ananias Bimusu juga tak menyangka R membunuh anaknya. Pasalnya, sejak Grace ditemukan meninggal, R terlihat tenang seolah tidak terjadi apa-apa.

R juga tidak pernah menghindar atau pergi dari rumahnya setiap kali polisi melakukan kegiatan, seperti olah TKP dan penyisiran jejak pelaku.

Pembunuhan Grace.jpg

Pelaku Pembunuhan Terlihat Sanggat Tenang

“Jadi selama ini dia ada terus. Pas kemarin polisi olah TKP, dia ada, nggak pergi ke mana gitu atau menghindar. Dia sempat ditanya-tanya juga, dijadiin saksi,” kata Jimmy.

“Waktu itu pelakunya ada tiga. Nah, yang dua pelaku ini sudah mengaku. Tapi dia (R) mengelak terus, ya itu akhirnya dia dikeluarin dari sekolah. Jadi sekolah sekarang ini sekolah yang kedua,” kata Jimmy.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan remaja R (15) sebagai tersangka pembunuhan Grace Gabriel (6). R mengaku membunuh Grace karena dendam kepada orang tua korban.

“Motif pembunuhan, yang bersangkutan mengaku menyimpan dendam kepada ibu korban sehingga melampiaskannya kepada korban,” kata Kapolres Bogor AKBP Andy Mohammad Dicky Pastika Gading, Jumat (25/5).

Namun ayah Grace membantah mereka memiliki masalah dengan R. Pihak keluarga menyebut motif dendam yang dijadikan alasan pelaku untuk membunuh Grace hanya alibi dan alasan yang tidak masuk akal.

“(Hari) Senin saya dan lawyer ingin ke Polres Bogor, ingin membantah isu yang beredar di media terkait motif yang dipakai si pelaku adalah motif balas dendam. Itu bohong semua,” kata Jimmy.

Baca Juga : Real Madrid Berhasil Mempertahankan Gelar Liga Champions Ketiga Kali nya Setelah Kalahkan Liverpool

Baca Juga : Begal Di Summarecon Bekasi Tewas Ditangan Korbannya Dengan Luka Bacok

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.