MUI Di Desak Masyarakat Untuk Kaji Fatwa Soal Game PUBG

MUI Kaji Fatwa Soal Game PUBG

60DetikInet ~ Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Zaitun Rasmin mengatakan, MUI mengkaji usulan masyarakat terkait game Player Unknown’s Battlegrounds ( PUBG).

Hasil kajian tersebut akan dijadikan pertimbangan untuk fatwa soal game tersebut.

“Kami akan kaji dulu. Masukan dari masyarakat ini sangat penting bagi MUI tentang game,” kata Zaitun saat ditemui di Gedung MUI, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Game PUBG adalah salah satu permainan virtual yang dimainkan di telepon pintar bertema peperangan.

Game ini dimainkan antarpengguna secara dalam jaringan (daring).

Sejumlah unsur masyarakat menilai permainan tersebut ditengarai memicu radikalisme karena mempraktikkan peperangan dan pembunuhan.

Permainan genre battle royale itu menuai kontroversi setelah disebut mirip dengan aksi pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Soal kapan kepastian soal fatwa terkait PUBG, Zaitun tidak dapat memastikan karena bergantung kepada data yang masuk ke Komisi Pengkajian dan Penelitian bersama Komisi Fatwa MUI.

Zaitun mengatakan MUI tidak hanya mengeluarkan fatwa soal makanan dan minuman, Beberapa hal yang dapat membentuk perilaku yang buruk dapat dikenai fatwa.

“Dalam Islam sesuatu bisa haram karena zatnya atau sebab yang diakibatkan, apakah hal tersebut yang menjadi dominan mempengaruhi maka dia akan dilarang,” katanya.

“Al Quran mengatakan jangan mendekati zina, kenapa? Karena akan menjerumuskan pada zina. Game-game ini kalau menjerumuskan menjadikan seseorang pada pembunuhan maka dilarang. Tentu akan dikaji dulu sejauh mana hal itu,” kata dia.

Baca Juga : Facebook Dan Instagram Mengalami Down karena Serangan DDoS ?

Baca Juga : Cara Mudah Daftar WhatsApp Tanpa Gunakan Nomor Telepon Terbaru

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

Agen Togel Online Terpercaya
zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.