Murid SD di NTT Cabuli Adik Kelas Setelah Nonton Video Porno

etdah Murid SD Cabuli Adik Kelas

Berita Hari Ini ~Diberitakan sebelumnya, seorang bocah kelas empat SD berinisial V melakukan pencabulan terhadap seorang anak, berinisial M (6) di Desa Wogewela, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada.

Karena pelaku V (10) masih di bawah umur, maka pelaku tidak ditahan.

Kasus tersebut merupakan kasus baru yang ditangani oleh Polres Ngada karena antara pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu I Ketut Rai Artika melalui Kanit PPA Aipda Maria Roslin Djawa kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa 8 Juni 2021 mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 12 Mei 2021 yang lalu.

Kaus yang baru pertama kali terjadi di Polres Ngada tersebut baru dilaporkan oleh ibu kandung korban pada tanggal 19 Mei.

Saat melaporkan kasus tersebut, ibu korban didampingin oleh kakek dan nenek korban.

Aipda Maria menjelaskan bahwa, kronologi kejadian bermula ketika korban diajak oleh pelaku dan kakak kandunganya yang berinisial D (8) serta satu saksi lain berinisial F (12) mencari serbuk kayu.

Mereka mencari serbuk kayu di sekitar belakang rumah seorang warga bernama Sabina persis di belakang Kampung Keli, Desa Wogowela.

Setelah mencari serbuk kayu pelaku dan salah seorang saksi berinisial F pun mengajak korban agak menjauh.

Ia diajak menjauh dari tempat dimana mereka mencri serbuk kayu yang ada persis di belakang batu besar.

Di belakang batu besar tersebut trajdi pencabulan.

Setelah selesai melakukan pencabulan, saksi F ternyata juga mau melakukan aksi pencabulan secara bergantian.

Namun aksinya tersebut berhasil digagalkan oleh kakak korban yang melihat pelaku dan saksi F yang mau maju melakukan pencabulan.

Melihat adiknya yang sudah tidak memakai celana, kakak kandung korban langsung memakaikan kemabli celana adiknya.

Selesai melakukan aksi pencabulan, baik pelakU maupun saksi F pulang ke rumah mereka masing-masing.

Sedangkan korban dan pelaku juga pulang ke rumah mereka.
Sesampainya di rumah, kakak kandung korban lalu menceritakan perihal peristiwa yang menimpa adiknya itu kepada neneknya.

Tidak terima dengan aksi pencabulan yang menimpa sang cucu, ibu korban didampingi kakek dan neneknya melaporkan kasus tersebut ke Polres Ngada tanggal 9 Mei 2021.

Baca Juga:Ayah Tega Rudapaksa Anak Tirinya hingga 5 Kali, Ibu Korban: Kalau Bisa Dihukum Mati Saja

Baca Juga:Pensiuanan PNS Rudapaksa Bocah 10 Tahun, Awalnya Diajak Lihat Bulan dan Bintang

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.