Pasutri Di Lapas Lumajang Lakukan Bunuh Diri Untuk Jalani Sehidup Semati

Bunuh Diri Untuk Jalani Sehidup Semati

Berita Hari Ini ~ Peristiwa bunuh dirinya narapidana LP Kelas II-B Lumajang, Rasyid (30), bersama istrinya Fatimah (18) mengegerkan warga. Sebelum peristiwa di ruang besuk ini terjadi, sejumlah orang terdekat pasutri ini mengaku pernah mendengar curhatan mereka.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari keluarga korba, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, mengatakan percobaan bunuh diri sebelumnya pernah dilakukan Rasyid. Upaya itu dilakukannya dengan cara minum racun serangga, namun gagal karena dipergoki keluarganya.

“Itu dilakukan sebelum dia ditahan atas tindak pidana pelanggaran Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan,” ujar AKP Hasran di kantornya, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (1/9).

Hasran menambahkan, pihaknya juga kerap mendengar keluh kesah istri Rasyid yang ingin mengakhiri hidupnya. Sejak Rasyid menjadi tahanan polsek, Fatimah rajin membesuk sang suami setiap seminggu sekali sambil membawakan bekal makanan.

“Pernah berkeluh, istrinya sebenarnya malu dengan perbuatan dia (Rasyid). Dia (istrinya) bilang ‘lebih bagus saya mati saja. Kalau saya bercerai’ begitu,” terang Hasran.

Cerita serupa, lanjut Hasran, juga pernah didengar oleh salah seorang kawan dekat Rasyid di satu blok selnya. Menurut rekannya itu, Rasyid tak akan membiarkan sang istri mengakhiri hidupnya sendirian.

Curhat tersebut disampaikan Rasyid sekitar seminggu sebelum dia dan istrinya mengakhiri hidup. “Pernah ngomong Kalau istri saya mati, saya juga mati. Saya harus mati bersama. Saya enggak mau biarkan istri saya mati sendiri,” ujar Hasran menirukan ucapan Rasyid.

Hasran menjelaskan, peristiwa bunuh diri itu bermula saat Fatimah bersama sang ibu, Burawi, menjenguk Rasit di lapas. “Fatimah membawa makanan nasi jagung dan pisang goreng dan rendang. Tapi makanan itu belum sempat dimakan,” ungkap Hasran.

Rasyid justru mengajak istrinya minum bersama air di dalam botol yang telah disediakannya, dengan gelas yang dipinjamnya dari lapas. “Setelah minum Rasyid merangkul istrinya. Tak lama keduanya tergeletak dengan mulut berbusa,” ucapnya.

Pasutri tersebut pergi meninggalkan seorang anak perempuan yang masih berusia 8 bulan. “Untuk sang anak, ,telah dirawat oleh pihak keluarga,” pungkas Hasran.

Baca Juga : Presiden Jokowi Bertemu Dengan Chairman Alibaba Group Jack Ma

Baca Juga : Mengenal Penjara Brutal Dan Mengerikan Mongolia Death Coffins

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Agen Togel Online Terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.