Pertama Kali Dalam Sejarah Ini Penampakan Black Hole

Nasa Memperlihatkan Bentuk Asli Lubang Hitam Supermasif

Berita Online ~ Ilmuwan di NASA akhirnya memperlihatkan bagaimana bentuk asli dari lubang hitam supermasif atau Black Hole.

Hal ini menjadi tonggak sejarah, pasalnya ini adalah kali pertama sebuah gambar black hole yang asli diperlihatkan ke masyarakat.

Jarak lubang hitam tersebut sekitar 55 juta tahun cahaya dari Bumi. Ukurannya sangat besar, tiga juta kali lebih besar daripada Bumi. Ilmuwan menyebutnya sebagai lubang hitam “monster”.

Seperti kamu lihat pada foto di atas, penampakan lubang hitam memang masih blur, tetapi tampak jelas kalau lubang hitam ini dikelilingi gas terang berwarna jingga yang mirip dengan Matahari.

Lubang hitam tersebut diabadikan dari delapan teleskop yang berhubungan dalam Event Horizon Telescope (EHT).

Reino Flacke, ilmuwan dari Radboud University Belanda, yang juga terlibat dalam proyek besar ini, mengungkap kalau lubang hitam tersebut ditemukan di sebuah galaksi bernama M87.

“Apa yang kita lihat ini, ukurannya sangat besar daripada seluruh Tata Surya kita,” katanya.

“Massanya sendiri 6,5 miliar kali lebih besar daripada Matahari. Lubang hitam ini adalah salah satu lubang hitam terberat yang ada,” tambah Flacke.

“Bertahun-tahun lalu, kami berpikir kami mungkin punya kesempatan membangun teleskop raksasa untuk memburu lubang hitam. Dengan menciptakan teleskop radio di seluruh dunia untuk bekerja bersamaan dalam satu instrumen, bukanlah tugas mudah. Dan kini, kami berhasil mendapatkannya,” jelas Paul Hertz, Direktur Divisi Astrofisika NASA dalam waktu bersamaan.

Event Horizon Telescope

Event Horizon Telescope (EHT) adalah proyek internasional yang melibatkan jaringan teleskop-teleskop di seluruh dunia. Proyek ini memang berfokus pada observasi lubang hitam.

Peter Galison, ilmuwan yang bekerja pada proyek ini, mengklaim kalau EHT berhasil menangkap foto lubang hitam yang diyakini akan menjadi paling ‘ikonik’, mengingat proses penangkapan gambar lubang hitam ini butuh waktu persiapan bertahun-tahun dan tentunya memakan dana yang besar untuk teknologi yang dibutuhkan.

“Mengambil foto lubang hitam sangat menantang, tetapi teleskop EHT menggunakan 15 dan 20 piringan lensa teleskopis agar bisa mengumpulkan gambar terbaik,” kata Galison.

Pengambilan gambar ini memakan proses yang cukup lam. Hal ini dikarenakan ilmuwan harus mengukur gelombang radio dan mengumpulkan data gambar dari komputer super.

Baca Juga : Ternyata Indonesia Ada Kelas Poligami Tentang Pengajaran Mendapatkan Empat Istri Dengan Cepat

Baca Juga : 5 Misteri Samudra Yang Masih Belum Terpecahkan Bahkan Sampai Saat Ini

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

Agen Togel Online Terpercaya
zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.