Polisi Miami dan New York Berlutut Dukung Demo George Floyd

Sejumlah Personel Kepolisian AS Menunjukkan Solidaritas Para Demonstran

Berita Hari Ini ~  Para polisi berlutut bersama para demonstran yang sedang melakukan aksinya secara damai.

Sejumlah polisi di wilayah Miami-Dade County menunjukkan solidaritas mereka dengan berlutut bersama para demonstran yang nebggelar aksi protes di area Coral GGables pada SSsabtu (30/5) waktu setempat.

Beberapa foto yang dibagikan oleh juru bicara Miami-Dade Corrections, Juan Diasgranados, menunjukkan sejumlah kepala kepolisian dari berbagai wilayah Miami-Dade County berlutut dan berdoa bersama para demonstran. Foto yang dibagikan Diasgranados ini bertolak belakang dengan foto-foto aksi protes di berbagai kota lainnya, yang diwarnai pembakaran mobil, penjarahan dan bentrokan.

“Sebagai para pemimpin profesi ini, kami (para kepala kepolisian dan komunitas kepolisian) harus melakukan lebih baik dalam meningkatkan pelatihan dan protokol kita, agar upaya-upaya kita untuk menbangun dan menjaga kepercayaan masyarakat tidak hilang atau dibayangi,” ucap Diasgranados dalam pernyataannya.

Di New York, sebuah video ciral menunjukkan beberapa polisi berlutut bersama demonstran dalam aksi protes yang digelar pada Minggu (31/5) waktu setempat.

Laporan CNN menyebut video itu direkam dalam sebuah aksi protes yang digelar secara damai di kawasan Queens, dekat sebuah kantor polisi setempat. Dalam video itu, terlihat para demonstran bersama-sama berlutut untuk menunjukkan penghormatan bagi Floyd yang meninggal pekan lalu.

Beberapa saat kemudian, seorang pendeta yang ikut dalam aksi itu mengajak para polisi yang ada di lokasi untuk ikut bergabung dan berlutut bersama para demonstran. Ajakan ini disambut baik dengan para polisi di lokasi berlutut di depan para demonstran, yang disambut sorakan meriah.

Gubernur New York, Andrew Cuomo dan komisioner kepolisian New York (NYPD), Dermot Shea, memuji sikap para polisi dalam video yang viral itu. “Ini adalah bagaimana perubahan dimulai,” ucap Cuomo via Twitter, sambil me-retweet video yang viral itu.

“Kita perlu lebih banyak hal seperti ini, untuk saling melihat dan mendengar, untuk bekerja bersama, untuk mengakui bahwa perbedaan kita adalah kekuatan kita,” ucap Shea dalam tanggapannya via Twitter.

Peristiwa serupa juga terjadi di Santa Cruz, California. Kepala Kepolisian setempat Andy Mills bergabung bersama Wali Kota Justin Cummings ikut berlutut bersama para demonstran untuk menunjukkan solidaritas mereka. Aksi solidaritas ini terjadi di Pacific Avenue pada Sabtu (30/5) waktu setempat.

Kepolisian Santa Cruz dalam pernyataannya menyebut bahwa sikap Mills untuk ikut berlutut menunjukkan solidaritas bagi para demonstran dan membawa ‘perhatian kepada kekerasan polisi terhadap warga kulit hitam’.

Sementara itu di Flint Township, Michigan, sang Sheriff Genesse County, Chris Swanson, melepas helm pelindung yang dipakainya, meletakkan tongkat pemukul yang dibawanya dan berdialog dengan kerumunan demonstran.

“Kami benar-benar ingin bersama kalian. Saya ingin menjadikan ini sebuah parade, bukan protes … Anda hanya perlu memberitahu apa yang perlu Anda lakukan,” ucap Swanson kepada para demonstran seperti terdengar dalam video yang dirilis media lokal WEYI, asosiasi NBC.

Para demonstran kemudian berteriak meminta Swanson ikut bergabung dalam aksi mereka. “Mari berjalan bersama,” jawab Swanson yang kemudian bergabung dengan para demonstran.

Di Bellevue, Nebraska, para polisi dan demonstran berjalan bersama sambil mengaitkan lengan dalam aksi yang digelar pada Minggu (31/5) sore, di dekat kantor polisi setempat. Sersan Polisi Howard Banks terang-terangan mengecam perilaku polisi Minneapolis, Derek Chauvin, yang menewaskan Floyd.

“Kita semua melawan orang jahat dan polisi jahat — dan kita ingin mereka keluar dari tugas dan pekerjaan polisi, karena mereka membuat kita semua menjadi tampak buruk,” ucapnya di hadapan demonstran.

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Houston — kampung halaman Floyd, Art Acevedo, menyatakan kematian Floyd harus dikecam oleh seluruh penegak hukum. “Kematiannya menjadi pengingat bahwa saat polisi buruk terjadi, itu secara tidak proporsional berdampak pada komunitas warga dengan kulit berwarna dan warga miskin,” ucap Acevdeo, yang juga ikut bergabung aksi long-march ‘Justice for George Floyd’ pada Sabtu (30/5) waktu setempat.

Baca Juga : Demonstran Kasus Floyd Merangsek ke Beverly Hills

Baca Juga : 25 Kota di 16 Negara Bagian AS Terapkan Jam Malam

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

pasang togel online terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.