Saking Kecewanya Caleg Ini Sadis Bongkar 4 Makam Milik Warga

Sadis Bongkar 4 Makam Milik Warga

Berita Hari Ini ~ Pemilihan umum memang sudah selesai dilaksanakan, namun sampai sekarang masih meninggalkan jejak miris yang membuat kita semua tak habis pikir. Salah satunya yang terjadi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Bagaimana tidak, empat makam terpaksa dibongkar oleh pihak keluarga karena lahan tempat makam itu berada merupakan milik caleg yang gagal terpilih dalam pemilihan legislatif kemarin.

Dilansir dari akun Instagram @makassar_iinfo, oknum caleg di Dapil 1 Takalar itu sepertinya kecewa karena tidak mendapat dukungan penuh dari keluarga Daeng Ngampa di kelurahan Patte’ne.

Tidak Mendukung Sang Caleg Dan Makam Manjadi Korbannya

Kecewa berat, caleg yang tak disebutkan namanya itu meminta empat makam milik keluarga Daeng dipindahkan dari lahan yang diduga miliknya. Padahal empat makam dari keluarga Daeng itu sudah puluhan tahun berada di lahan tersebut.

Menurut keterangan salah seorang keluarga yang makamnya dibongkar, Muhammad Rusli Ronrong, mengatakan kalau sang caleg bersama istrinya datang ke rumah kakaknya Daeng Ngampa, namun pemilik rumah kebetulan sedang tidak ada.

Rusli kebetulan sedang berada di tempat. Kemudian istri si caleg tiba-tiba menyuruh Rusli untuk memberitahu Daeng Ngampa agar segera memindahkan kuburan istrinya.

“Kebetulan saya ada di situ, dan istri caleg itu mengatakan, beritahu Daeng Ngampa, suruh pindahkan kuburan istrinya yaitu Daeng Lebong ke tempatnya Haji Bonto, karena Daeng Ngampa tidak memilih suamiku,” kata Rusli.

Sungguh Kejamnya Politik

Rusli sangat menyayangkan sikap caleg dan istrinya itu karena mengaitkan orang yang sudah meninggal dengan urusan politik.

“Terus terang, saya ini tim si caleg, tapi saya sangat kecewa karena hanya beda pilihan, keluarga kami yang sudah meninggal jadi korban kejamnya politik,” ujar Rusli.

Keempat makam tersebut kemudian dipindahkan ke tanah keluarga besar Abdul Rauf Daeng Ngampa, tidak jauh dari lokasi pemakaman sebelumnya.

Kejadian serupa pernah terjadi juga di Maluku Utara ketika warga mengembalikan karpet masjid ke caleg yang mengungkit soal perolehan suara. Karpet itu merupakan pemberian caleg yang gagal terpilih.

Dari sini kita tahu kalau niat mereka untuk memimpin rakyat tidak tulus. Tapi untung mereka tidak terpilih karena bisa merugikan rakyat nantinya kalau jadi pemimpin.

Baca Juga : Alasan Kenapa Jarang Terlihat Mobil Polisi Isi Bensin Dipom

Baca Juga : Rahasia Kulit Mulus Wanita Jepang

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

Agen Togel Online Terpercaya
zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.