Sakit Hati Sering Dimarahi Juragan Barang Bekas Dibunuh Anak Buahnya

 

Berita Hari Ini ~Tersangka ZW (25) merupakan pekerja korban yang tinggal di Dusun Rukum Kampung Dalam, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.

Ia ditangkap di rumahnya pada Sabtu (24/7/2021) pukul 08.00 WIB.

Demikian disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro saat mengelar konfrsi pers di halaman Mapolres Langsa, Minggu (25/7/2021).

Menurut Kapolres, sebelumnya Selasa 20 Juli 2021 sekira pukul 16.00 WIB warga menemukan mayat berjenis kelami laki-laki di alur sungai di Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Mayat yang ditemukan itu dalam kondisi terbungkus dan dimasukkan ke dalam satu buah karung berwarna putih dengan kondisi tengah terikat tali tambang dan diberi pemberat besi berbentuk bulat.

Hasil autopsi dan Visum Et Repetrum, diketahui penyebab kematiannya diduga keras akibat trauma tajam (akibat luka tusuk yang menyebabkan pendarahan hebat),”sebut Agung.

Fakta selanjutnya terungkap, motif ZW tega membunuh bos atau majikanya lantaran sakit hari dan dendam.

Tersangka ZW mengaku nekat menghabisi nyawa korban, karena sering dimarahi dengan kata-kata kasar dan dipukul selama ia kerja bersama korban,”ujar Agung.

Kapolres menambahkan, dendam korban memucak hingga pada Jumat ( 16/7/2021) sekitar pukul 20.00 WIB, tersangk ZW dengan memakai pisau buatan menikam perut korban Ridwan dua kali.

Saat itu korban sedng tertidur di ruang tamu rumahnya, karena kehabisan darah.
Korban kemudian menghembuskan napas terakhirnya.

Setelah membunuh korban, ZW menghubungi temannya berinisial DN (35) agar datng kerumah untuk membantunya membuang mayat korban.

Pada dini hari itu juga dengan menggunakan becak motor korban, pelaku ZW dan DN membawa mayat korban ke arah Aceh Timur.

Sebelum di bawa, jenazah korban diikat dan dimasukan ke dalam karung.
Di dalam karung juga dikaitkan besi pemberat agar mayat korban mudah tenggelam saat di buang ke air sungai.

Lalu Minggu dini hari itu juga, tersangka ZW dan DN membawa jenazah korban dengan becak motor milik korban ke Desa Jeunki, Pereulak Timur, Aceh Timur, kemudian membuangnya ke Sungai,”ujar Agung.

Diketahui selain membunuh, ZW dan DN juga menggondol barang berharga milik korban.

Barang korban dibawa pelaku yakni 1 Unit becak merk Honda Kharisma warna hitam biru, 1 unit mesin press bahan bekas, 1 unit HP merk Oppo F5 warna Gold, 1 unit HP merk Nokia 1600 warna hitam.

Juga buku tabungan Bank Danamon a/n Ridhwan, satu buku tabungan Bank Syariah Indonesia (BSI) a/n Rianti Heriaty dan dua buah kartu ATM Bank Syariah Indonesia (BSI).

Lalu, dua pelat sepeda motor dengan Nopol BL 4355 FAE serta 100 buah karung berisi bahan bekas/ butut.

Sedangkan DN mengambil satu unit sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam Nopol BL 4355 FAE milik korban.

Tersangka ZW merupakan otak dari kasus pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan.

Sehingga dirinya dikenakan Pasal 340 Jo Pasal 338 Subs Pasal 365 ayat 3.

Pasal itu tentang tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

“Ancamannya pidana hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara,” sebut Agung.

Agung menambahkan, sedangkan untuk teman pelaku yang berinisial DN yang ikut membantu ZW, kini sudah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kepada DN, polisi mengimbau agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian apabila mau bersikap kooperatif.

Baca Juga:Sopir Angkot di Padang Dilaporkan Cabuli Siswi SMP,Aksi Bejat Dilakukan saat Korban Sendirian di Rumah

Baca Juga:Petani Nekat Habisi Nyawa Seorang Wanita, Gara-gara Tak Dipinjami Uang

 

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

 

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.