Matcha Itu Apa ? Ayo Mengenal Matcha Lebih Jauh

Sebenarnya Matcha Itu Apa ?

60DetikHealth ~ Indonesia dilanda “demam” matcha. Namun, Sebenarnya Matcha Itu Apa ?

Nah seorang pakar teh bernama Ratna Somantri menyebutkan bahwa mathca adalah teh hijau bubuk dari Jepang yang dibuat dari teh khusus dan diolah dengan metoda khusus.

Matcha hadir di berbagai olahan makanan dan minuman yang disediakan kedai dan restoran di kota-kota besar di Indonesia. Sebut saja mulai dari minuman mathca latte sampai martabak matcha.

“Di Jepang, mayoritas orang minumnya green tea (teh hijau),” ungkap Ratna saat ditemui di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Ratna merupakan seorang konsultan teh, certified tea specialist, tea sommelier, dan penulis buku “Kisah & Khasiat Teh” dan “The Story in A Cup of Tea”, dan salah satu pendiri www*pasarteh.

Jepang mengenal dua cara menanam teh, yaitu teh ditanam secara terbuka atau terkena sinar matahari langsung dan teh ditanam secara tertutup.

Cara menanam dengan tertutup ini dapat menghasilkan teh-teh berkualitas tinggi.

Matcha.jpg

Daun Teh Yang Terkena Sinar Matahari 30%

Ratna menjelaskan teh yang ditanam secara tertutup hanya mendapatkan sinar matahari sekitar 10-30 persen.

Hasilnya adalah daun teh dengan rasa dan aroma yang lebih unik juga warna lebih cantik. “Hijau daun jadi lebih terang,” kata Ratna.

Teh yang ditanam secara tertutup antara lain tencha dan gyokuro. Tencha kemudian ditumbuk hingga menjadi bubuk atau disebut matcha.

Daun teh hijau dipetik biasanya dipetik pada awal musim semi yaitu pada awal April sampai awal Mei.

Pada gyokuro, daun teh dipilin hingga berbentuk jarum, sementara tencha tidak melewati proses daun yang dipilin.

Ratna menuturkan daun teh hijau dikeringkan dengan proses penguapan pada suhu tertentu. Pada proses tencha menjadi matcha, tulang daun teh hijau dihilangkan.

Daun teh kemudian disimpan dalam guci pada suhu dan kelembaban tertentu. Lalu daun teh digiling secara perlahan dengan batu giling hingga menjadi bubuk halus.

Matcha erat kaitannya dengan tradisi upacara minum teh di Jepang. Ratna menuturkan mulanya teh diperkenalkan ke Jepang dari China pada masa Dinasti Tang yaitu sekitar 600-900 masehi.

Cara Penyajian Teh Di China Dan Jepang

Kemudian saat Dinasti Song teh yang digunakan masih dalam bentuk bubuk dan cara penyajiannya dengan mengocok bubuk teh di cawan.

Jepang masih mempertahankan cara penyajian teh tersebut dalam sebuah tradisi upacara minum teh.

“Sedangkan di China yang sebenarnya asalnya, sudah tidak ada lagi yang seperti itu,” ungkap Ratna.

Upacara minum teh ala Jepang atau chanoyu populer di tahun 1400-an masehi. Teh yang digunakan adalah matcha yang terkenal berkualitas tinggi.

Hingga saat ini, matcha tergolong teh mahal di Jepang karena kualitasnya yang tinggi. Namun, mathca sendiri memiliki beberapa grade (peringkat) kualitas.

Sebagai gambaran, Ratna menuturkan matcha untuk upacara minum teh, harganya bisa sekitar Rp 400.000 untuk kemasan 40 gram.

Harga matcha termurah yang biasa untuk kebutuhan masak (kitchen grade), di kisaran Rp 500.000 untuk kemasan 1 kilogram.

Baca Juga : Kapten Selangor FA Anggap Evan Dimas Lebih Bagus Dari Pemain Muda Malaysia

Baca Juga : Seorang Petani Asal China Berhasil Buat Duplikat Mobil Lamborghini Aventador

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Di sini.jpg

Leave a Reply