Seorang Guru SD Di Sambas Kalbar Cabuli 3 Siswinya Berkali-kali

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

60DetikNews ~ Kasus kejahatan seksual terhadap anak terjadi di Kabupaten Sambas. Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tebas, UN (57), diduga melakukan tindakan asusila terhadap murid kelas enam.

Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadi Prabowo melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra mengungkapkan tersangka UN sudah diamankan setelah ibu korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Sambas, Ibu korban mengungkapkan kesaksian putrinya kepada polisi. Toto

“Tersangka diamankan di Polres Sambas sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah Ibu korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya yang terjadi, Sabtu sekitar pukul 09.00 saat itu pelajaran olahraga,” ungkap Real Kepada 60DetikNews.

“Korban berdiri di depan ruang kelasnya, lalu lewat terlapor dan langsung merangkul korban dengan tangan kiri, dan langsung memegang dan meraba bagian sensitif korban sebelah kiri, setelah itu tersangka langsung pergi,” jelasnya.

Saat melintas di depan korban, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban. Tak hanya sekali itu, tersangka UN kembali mengulangi aksinya Saat selesai membacakan nilai ulangan korban, saat korban hendak keluar dari ruang guru, korban dihampiri pelaku.

569-kekerasan_pada_anak_sering_terjadi_di_dalam_rumah_maupun_lingkungan_sekitar_anak-718x452

“Tepatnya di depan pintu, korban dihampiri terlapor dan mengatakan ‘Cantiknya kau, bolehkah Bapak menciummu’. Saat itu spontan korban menjawab ‘Tidak Pak’. Kemudian pelaku langsung mencium pipi korban sebelah kanan dan korban langsung pergi meninggalkan terlapor,” 

Yang semula korban hanya berjumlah satu orang, kini sudah tercatat ada tiga orang korban kejahatan tersangka UN.

“Dari pengembangan penyidikan perkara ditemukan adanya korban tindakan asusila lainnya. Kami sudah meminta keterangan kepada semua korban tersebut,” kata AKP Real.

“Semua korban adalah murid di sekolah yang sama. Tersangka UN saat ini ditahan di Polsek Tebas dan penyidikan terus kita lanjutkan,” jelasnya.

Sejak Januari 2017 hingga Juli 2017, Polres Sambas dan Polsek jajaran telah menangani sebanyak 33 kasus kejahatan seksual (asusila) terhadap anak.

“Kalau ditotal, ada sebanyak 33 kasus. Yakni 9 kasus ditangani Sat Reskrim Polres Sambas, 2 kasus ditangani Polsek Sambas, 4 kasus ditangani Polsek Tebas, 4 kasus ditangani Polsek Pemangkat. Kemudian Polsek Selakau menangani 5 kasus, Polsek Jawai terdapat 3 kasus, Polsek Teluk Keramat menangani 5 kasus serta di Polsek Jawai Selatan menangani 1 kasus,” kata Kasat Reskrim kepada 60DetikNews. Toto

Atas perbuatannya, tersangka UN akan dikenakan persangkaan pasal, yakni Pasal 82 Undang-undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (atn/ymn)

 

Berikan Tanggapan Kalian Lewat Tombol Reaksi Di Bawah

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Leave a Reply