Seorang Perempuan Tewas Dibunuh Suami Sirinya Ketika Sedang Mandi

Seorang Perempuan di Malang Tewas di Kamar Mandi

Berita Hari Ini ~Ratna Darumi Soebagio (56) meningal dunia karen adibunuh Sofianto Limmantoro Alias Sofyan (56).

Itu diketahui setelah polisi menggelar rekontruksi pembunuhan itu di lokasi kejadian, yakni di Jalan Emprit Mas No 10 RT 04 RW 07, Kelurahan Sukunm Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (7/10/2021).

Rekonstruksi dilakukan selama dua jam, yaitu mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Dalam rekontruksi tersebut, selain menghadirkan tersangka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56), polisi juga menghadirkan Bayu Alunratrie (23), anak korban sebagai saksi.

Dalam reka ulang itu , tersangka memperagakan secara jelas.
Bagaimana ia melakukan pemb unuhan tersebut, dan merancang agar seolah-olah korban meninggal dunia karena terjatuh di kamar mandi.

Tidak terlihat raut wajah penyesalan ataupun kesalahan dari tersangka saat memperagakan adegan per adegan pembunuhan tersebut.

Kami lakukan rekonstruksi pada hari ini, dengan tujuan agar kita bisa mengetahui secara detail, kejadian per kejadian dan adegan per adegan.

Dan tadi, ada sekitar 55 adegan yang sudah diperagakan oleh tersangka.

Dalam reknstruksi tersebut, Satreskrim Polresta Malang Kota juga menghadirkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.

Kami juga didampingi oleh Kasi Pidum Kejari kota Malang. Jadi, kami sama-sama menjadikan satu persepsi terkait penanganan perkara ini,”tambahnya.

Dirinya menerangkan dalam rekonstruksi itu, pihaknya tidak menemukan fakta baru terkait kejadaian pembunuhan tersebut.

“Tidak ada, semua sama seperti yang diceritakan tersangka. Dan dari hasil rekonstruksi ini, dugaan kami tetap sama, yaitu pembunuhan berencana,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Kota Malang, Kusbiantoro menerangkan, pihaknya diundang oleh Polresta Malang Kota untuk menyaksikan rekonstruksi tersebut.

“Terkait perkara ini, kami masih menunggu proses penyidikan dari Polresta Malang Kota.

Kami menunggu berkas perkaranya untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kami masih menunggu berkas perkara, karena itu dasar untuk membuat surat dakwaan,” terangnya.

Sementara itu, penasehat hukum tersangka, Helly mengaku pihaknya siap mendampingi tersangka dalam persidangan.

“Tugas kami mengawal hak-hak tersangka. Secara penuh, kami juga tidak membenarkan tindakannya.

Namun, tersangka punya hak yang mana harus diterima dan tugas kami disitu,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ratna Darumi Soebagio (56), menjadi korban pembunuhan oleh suami sirinya yang bernama Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56)

Kejadian itu terjadi pada Jumat (17/9/2021) malam di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Sebelumnya ditemukan meninggal, Ratna Darumi sempat terlibat cekcok dengan suami sirinya tersebut.

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka membunuh korban saat mandi di kamar mandi dengan memakai kepala palu.

Tersangka mendekap korban dari belakang, lalau kepala palu itu langsung dipukulkan ke bagian kepala korban berkali-kali.

Aikbat pemukulan tersebut, kepala korban mengamali luka parah dan robek di bagian sisi kiri, sisi kanan, bagian belakang, dan sisi atas. Dan membuat korban langsung tewas di lokasi kejadian.

Atas perbuatannya, tersebut tersanka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

Tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP. Dengan ancaman hukuman adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Baca Juga:Setelah Melakukan Hubungan Intim Remaja Habisi Pacar dengan Jamu Beracun

Baca Juga:Biadab! Kakek di Sumsel Perkosa Cucunya Sampai Hamil

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.