Sepasang Suami Istri Dikabarkan Ditangkap Terkait Kasus Pembunuhan Gadis Cantik di Hotel Kediri

Polisi Berhasil Menangkap Pembunuhan Gadis Cantik di Hotel Kediri

Berita Hari Ini ~Aparat kepolisian dikabarkan telah menangkap pelaku pembunuhan M (17), gadis asal Bandung yang jasadnya ditemukan bersimbah darah di kamar hotel kawasan Kediri, Jawa Timur.

Polresta Kediri dikabarkan menangkap 2 orang pelaku dari sebuah kamar kos di jalan Ken Arok, Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Kepala Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Abdul Khamid saat dikonfirmasi mengatakan bahwa peristiwa penangkapan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jadi saya dapat informasi ada penangkapan oleh Polisi tadi di kamar kost. Ada dua orang suami istri yang dibawa pihak kepolisian,” ujarnya Kamis (4/3/2021).

Abdul Khamid yang jadi Sekertaris Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Kediri ini menuturkan bahwa pelaku sudah menginap di kost tersebut sejak 3 bulan yang lalu.

“Saya dapat informasi dari Bu Yuli selaku pemilik kost, kalau yang bersangkutan sudah tinggal 3 bulan lalu,” ucapnya.

Dalam penangkapan tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polres Kediri Kota dan Polres Kediri.

Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke Markas Polres Kediri Kota untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo besok Jumat mengundang awak media (5/3/2021) untuk hadiri rilis penangkapan kasus Pembunuhan di Mapolresta Kediri.

Terekam CCTV

M (17), gadis asal Bandung, Jawa Barat ditemukan tewas bersimbah darah di kamar 421, hotel kawasan Kediri, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021).

Tewasnya gadis cantik tersebut diyakini karena dibunuh.

Diduga kuat korban dan pelaku sudah saling kenal.

Dugaan tersebut muncul terlihat dari akses pelaku dengan mudahnya masuk kamar hotel yang dihuni korban.

Diduga pula, sebelum korban dieksekusi pelaku, ada komunikasi baik itu via WA atau handphone antara pelaku dengan korban.

Ciri-ciri pembantai wanita yang memiliki tatto nama di dada kanan dan paha kanan itu seorang laki-laki tingginya sekitar 165 cm.

Pelaku yang terekam CCTV hotel korban menginap, mengenakan helm dan masker serta T-shit.

Rekaman itu terlihat saat pelaku datang dan pulang.

Sesuai durasi yang ada, rentang pelaku datang dan keluar dari kamar hotel sekitar 30 menit.

Dari waktu yang ada, pembantaian wanita muda itu cukup cepat.

“Kami masih mendalami CCTV yang ada. Dari CCTV hotel, terduga sudah terlihat. Mudah-mudahan bisa terungkap,” kata AKP Verawati Thaib, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Rabu (3/3/2021).

Terlacaknya pelaku dari CCTV hotel, penyidik juga fokus memeriksa dan menganalisa hasil rekaman CCTV di sekitar atau sepanjang jalan yang dilewati pelaku.

Karena sesuai rekaman yang ada, pelaku tidak menuju parkiran hotel.

Namun pelaku langsung menuju jalan raya.

Diperkirakan pelaku memarkir kendarann yang dipakai di luar hotel.

Terkait kendaraan yang dipakai pelaku setelah keluar dari hotel masih dalam penyelidikan polisi.

“Dari CCTV hotel terduga keluar dari hotel dengan jalan kaki,”jelasnya.

Sementara perkembangan hasil pemeriksaan terhadap saksi kolega korban yang ada di kamar 423 mengaku mendengar suara teriakan.

Karena berada di kamar hotel, suara teriakan korban tidak begitu terdengar jelas siapa yang telah berteriak.

Apakah pembunuhan M ini ada kaiatannya dengan jaringan prostitusi online antarkota?

Penyidik belum bisa menjelaskan secara pasti.

“Itu masih kita dalami, saat ini ditangani penyidik PPA,” jelasnya.

Berdarah Dingin

Pembunuh M diduga orang yang profesional.

Dalam waktu sekejap, korban terkapar bermandikan darah di kamar hotel.

Dari hasil otopsi mayat korban ditemukan luka-luka akibat senjata tajam di sekujur tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thaib menjelaskan, dari hasil autopsi ditemukan banyak luka akibat senjata tajam.

“Dari hasil visum dokter ada 7 luka tusuk dan 2 luka sayat,” ungkap AKP Verawati Thaib kepada sejumlah awak media di Mapolres Kediri Kota, Rabu (3/3/2021).

Luka yang mengakibatkan korban meninggal akibat tusukan di bagian pinggang karena mengakibatkan organ dalam pecah dan korban kehabisan darah.

“Itu penyebab kematiannya,” jelasnya.

Sementara dua luka tusuk di bagian leher, 2 punggung, dan 3 di bagian pinggang kanan yang mengenai organ dalam.

Sejauh ini petugas masih mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Dari hasil olah TKP di kamar hotel petugas tidak menemukan senjata tajam.

Justru penyidik menemukan dua buah alat kontrasepsi. Satu sudah terpakai dan satu masih utuh.

Dalam kasus ini, korban diduga dihabisi pelaku sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban M check in di kamar hotel pukul 13.00 WIB dan dilaporkan ada pembunuhan pukul 16.45 WIB.

Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ada barang milik korban yang hilang. Semua barang masih tersimpan di koper korban.

Sebelum korban terbunuh, DK (22) teman pria korban meninggalkan kamar 421 untuk pergi ke toko di sekitar hotel sekitar pukul 16.00 WIB.

Katanya membeli peralatan mandi.

Baca Juga : Seorang Pemuda 2 Kali Cabuli Tetangganya Usia 15 Tahun, Modus Meminjam Charger HP Korban

Baca Juga : Ayah Cabuli Anak di Sumut Divonis Penjara 8 Tahun Namun Masih Berkeliaran

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.