Setahun Hanya Ada Ratusan Orang di Jepang Penghasilan 100 Juta Yen

Jumlah Orang Kaya Itu Hanyalah Ratusan Orang Di Jepang

 

Berita Hari Ini ~Orang kaya di Jepang dengan penghasilan 100 juta yen per tahun atau lebih, malahan pajaknya semakin kecil.

Jumlah orang kaya itu hanyalah ratusan orang jumlahnya di Jepang, tidak banyak.

Benar. Pajak penghasilan yang berpenghasilan 100 juta yen atau lebih semakin menurun sesuai yang diungkapkan PM Jepang Fumio Kishida dalam sistim kapitalisme baru distribusi.

Jepang saat ini, papar Keiichi Kaya (52), ahli ekonomi Jepang, lulusan Universitas Tohoku yang pernah menjadi konsultan pemerintah Jepang, Senin (25/10/2021).

Meskipun demikian kaya melihat jumlah orang kaya yang hanya ratusan tersebut tampaknya menjadi motivasi pula bagi pemerintah untuk meningkatkan jumlah orang kaya lebih lanjut di Jepang saat ini dengan sistim pajak penghasilan merendah apabila penghasilan 100 juta yen atau lebih per tahun.

Sementara tarif beban pajak penghasilan secara bertahap menurun, dan berada di kisaran 16% untuk orang yan melebihi 5 miliar yen.

Perdana Menteri Kishida mulai mendobrak tembok 100 juya yen ini dalam buku kebijakan untuk pemilihan presiden LDP.

Di latar belakang, tujuannya adalah untuk menciptakan lapisan tangan yang tebal lebih banyak lagi orang menjadi kaya, dengan meninjau metode distribusi kekayaan, yang akan mengarah pada penghapusan disparitas.

Alasan mengapa dinding 100 juta yen dibuat adalayh karena mereka yang disebut orang kaya memiliki banyak pendapatan dari mengambil alih atau memperdagangkan saham.

Ini adalah penghasilan finansial yang bukan sistem progresif di mana tarid meningkat jika keutungannya besar.

Tarif pajak ditetpakan sebesar 20% termasuk pajak penduduk.

Karena alasan ini, kritik bahwa sistem tersebut adalah perlakuan istimewa bagi orang kaya telah mengakar.

Salah satunya adalah kekhawatiran akan dampak negatif terhadap pasar saham Tokyo apabila pajak dianikan untuk orang kaya.

Pejabat pasar waspada bahwa jika tarif pajak dinaikan, akan ada lebih banyak pergerakan untuk menjual saham dan lebih sedikit uang yang akan meng-investasikan dalam saham, yang menyebabkan penurunan harga saham.

Selain itu, beberapa orang mengatakan bahwa tujuan pemerintah untuk mendirikan kota keuangan internasional dan dari tabungan ke investasi akan negatif.

Namun, kenaikan harga saham ang dilatarbelakangi pelonggaran moneter besar-besaran oleh bank sentral masing-masing negara juga disinyalir telah memeperlebar kesenjangan dalam bencana corona.

Di bawah Kabinet Kishida, bagaiman perdebatan tentang tembok 100 juta yen akan berlanjut di masa depan?

Saya juga ingin memastikan adalnya keadailan pajak dan memperhatikan apakah banyak orang dapat mencapai kesimpulan yang meyakinkan.

Baca Juga:Bos Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia

Baca Juga:DiJadikan Serial Dokumenter Kisah 11 Anggota Keluarga di India Ditemukan Tewas Bunuh Diri

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.