Siswi SD di Lampung Tengah Jadi Korban Rudapaksa Teman Kakak Kandung

Siswi SD Jadi Korban Rudapaksa

Berita Hari Ini ~AS (23), tak pernah menyangka pertemanannya malah dimanfaatkan oleh AM (23) untuk mencabuli adik kandunganya berinisial IS (12).

Selama ini AS dan adiknya selama ini tinggal bersama neneknya dan karena berteman akrab, AM hampir setiap hari singgah ke rumahnya.

Bahkan, pelaku sudah biasa keluar masuk ke kamarnya.

“Sudah biasa kalau dia main di sini, karena kenalnya juga sudah lama, dari saya kecil.

Saya gak habis pikir perbuatan itu (pencabulan) dia lakukan ke adik saya,” terang AS, Jumat (12/3/2021).

Ia berharap AM dapat dihukum seberat-beratnya atas perbuatan bejatnya, sehingga tidak mengulanginya.

“Kami serahkan kepada pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya. Harapannya supaya dapat dihukum yang sesuai dengan perbuatannya,” imbuhnya.

Selain mengamankan AS, polisi juga menyita barang bukti berupa kaus dalam, celana dalam, dan celana pendek yang dipakai korban saat terakhir kali dicabuli AM.

Berkali-kali

AM (23), warga Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, ternyata sudah berkali-kali mencabuli adik temannya.

AM membeberkan, aksi bejat itu ia lakukan terhadap korban IA (12) sejak dua bulan lalu.

Ia mengaku tak bisa menahan hasratnya.

Selama itulah, IA telah dirudapaksa oleh AM sebanyak tiga kali dan dilakukan di rumah nenek korban.

“Sudah tiga kali. Semuanya di rumah itu (nenek korban).

Saya pura-pura bertamu. Kalau kakaknya gak ada, saya ke ke rumah,” ujar AM, Jumat (12/3/2021).

Begitu mengetahui di rumah itu hanya ada sang nenek, pelaku AM menarik korban ke dalam kamar.

“Saya bilang ke dia jangan bilang-bilang ke orang lain atau teriak.

Terus saya bawa ke kamar. Saya buka celana dan pakaiannya,” jelasnya.

Siswi SD

Kapolsek Trimurjo AKP Ahmad Pancarudin membenarkan adanya laporan keluarga korban terkait aksi pencabulan oleh pelaku berinisial AM (23).

Bocah yang dicabuli AM ternyata masih duduk di bangku sekolah dasar.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Pancarudin menjelaskan, aksi pencabulan itu dilaporkan oleh keluarga korban IA (12).

“Setelah diperiksa, pelaku AM mengaku telah merudapaksa korban.

Setelah dimintai keterangan oleh penyidik, pelaku mengakui melakukan aksi persetubuhan itu kepada korban yang berstatus adik kawannya sendiri,” ujar Ahmad Pancarudin.

Modus pelaku, kata Pancarudin, dengan berpura-pura bertamu dan mencari kakak korban.

“Karena keluarga korban juga mengenal pelaku dengan dekat, mungkin saja keluarga korban tidak menaruh curiga,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku AM dijerat dengan pasal 81 ayat 1, pasal 81 ayat 2, dan pasal 82 ayat 1 UU RI Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 Tahun 2002 pasal 76D dan 76E tentang Perlindungan Anak dan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ia terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Baca Juga : Diduga Bagian dari Ritual Ajaran Sesat, 16 Orang di Pandeglang Mandi Telanjang Bersama

Baca Juga : Sebelum Dibunuh, Dua Perempuan Korban Pembunuhan Itu Dikencani Dahulu

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.