SOSOK El Chino Pembunuh 30 Wanita Cantik, Jasadnya Dimutilasi dan Disantap

Pembunuh 30 Wanita Cantik Jasadnya Dimutilasi dan Disantap

Berita Hari Ini ~Pembunuhan berantai terhadap puluhan wanita cantik akhirnya terbongkar saat polisi Meksiko mengungkap kasus pembunuhan Reyna González, 34 tahun, yang hilang pada 13 Mei 2021.

Pelaku adalah Andres Filomeno (72 tahun) yang digelari El Chino (orang China), seorang pemilik kosan di Atizapan de Zaragoza.

El Chino diamankan polisi sekitar jam 8 malam waktu setempat pada Sabtu (15/5/2021) dan dijebloskan ke Penjara Tlalnepantla, Senin 17 Mei 2021 atas pembunuhan Reyna González.

Bagian tubuh korban ditemukan polisi di meja El Chino yang diyakini disantap pelaku.

Reyna terakhir terlihat hidup pada 14 Mei ketika dia pergi berbelanja, di mana dia dilaporkan bertemu dengan tersangka, yang tinggal di dekatnya.

Namun selain menemukan potongan tubuh Reyna González, penyidik juga menemukan fakta mengejutkan.Penyidik dari Kejaksaan Agung Negara Bagian Meksiko menemukan perhiasan, cat kuku, sepatu, pengering rambut, dan beberapa barang yang dikaitkan dengan dua wanita lain yang menghilang pada 2016 dan 2019, Rubicela Gallegos dan Flor Nínive Vizcaíno.

Dalam interogasi, tersangka El Chino mengaku telah membantai sekitar 30 wanita selama 20 tahun terakhir.

El Chino bahkan memiliki daftar nama korban yang tertulis di buku catatan, kata laporan mengerikan itu. Ia juga diduga mengaku melakukan tindakan kanibalisme dengan memakan mayat mereka.

Dilaporkan polisi mencari potongan-potongan mayat yang tersisa dari para korbannya sebagai barang bukti.Jika terbukti El Chino memakan korban 30 orang, maka Meksiko akan mencatat rekor kejahatan baru dari kasus pembunuhan dan kanibalisme.

Sebelumnya, 20 orang menjadi korban pembunuhan dari “Monsters of Ecatepec” Meksiko, pasangan mematikan yang beroperasi antara 2012 hingga 20218. Tersangka Filomeno dilaporkan menuliskan setidaknya 29 nama korban dalam sebuah buku catatan.

“Kami menemukan di ruang bawah tanah yang dibuat oleh tersangka yang memiliki pemandangan mengerikan dengan sisa-sisa manusia,” kata Jaksa Dilcya Garci pada Jumat (21/5/2021).

Menurut situs berita Televisa, polisi telah menemukan sisa-sisa kerangka dari 5 orang di rumah tersangka, serta pisau yang diduga digunakan untuk membunuh dan memutilasi tubuh korbannya.

Korban lainnya bernama Rubicela Gallegos Castillo, yang menghilang pada Juli 2019.

Laporan lokal mengklaim tersangka “tidak tahan dengan penolakan wanita muda dan cantik”.

Melansir elpais.com, seorang penduduk lokal bernama Maura Valle mengatakan tersangka El Chino biasa datang ke rumahnya untuk membeli daging babi panggang.

Pelaku katanya tidak pernah memiliki pasangan menetap dan memiliki saudara perempuan.

Ia juga mengaku bergaul dengan baik dengannya sebagai tetangga dan bahkan pernah menjadi pemimpin asosiasi lokal.”Dia memasang lampu jalan itu,” kata Valle.

El Chino mencari nafkah dengan menyewakan kamar di rumahnya.

Seorang penyewa adalah seorang dokter bernama Fernando López yang memulai praktiknya yang diminta penyidik meninggalkan ruangannya sebelum pihak berwenang bergerak untuk pencarian.

Korban terakhirnya, Reyna González, menjalankan toko ponsel kecil di dekat rumahnya, dan digambarkan sebagai ibu tunggal dari dua atau tiga anak.

“Pria itu selalu ada di tokonya, selalu berbicara dengannya, selalu di sana,” kata Karla Narváez, berdiri di belakang meja apoteknya, yang terletak dua blok dari tempat kejadian.

“Dia ada di sana setiap hari, berbicara dengan gadis itu, setiap hari. Saya pikir dia kadang-kadang membawakannya makanan, ” kata Marisol, penata rambut yang bekerja di seberang jalan.

Gabriela Navarro, yang menjalankan toko lain di dekat bisnis ponsel Reyna, menganggap El Chino adalah ayah mertuanya.

“Dia sudah bekerja di sini sekitar dua setengah tahun. Kami akan saling menyapa, itu saja. Pada hari Jumat dia tidak masuk kerja,” katanya.

Sedangkan korban Rubicela Gallego diketahui tinggal di Tlalnepantla, sekitar 20 kilometer dari Atizapán.

“Ya, dia tinggal di sini bersama suaminya, dan saudara laki-lakinya juga tinggal di kota, tapi saya sudah tidak melihatnya selama sekitar 20 hari,” katanya tetangganya.

Korban ketiga, Flor Nínive Vizcaíno, 38, pernah tinggal di kota yang sama, di Atlacomulco Avenue, di lingkungan Los Tejabanes.

Ribuan wanita yang hilang setiap tahun di Meksiko bukan lagi berita baru bagi siapa pun.

Baca Juga:Tragis Dialami Model Cantik Ini, Diculik, Tubuhnya Dibom, Diduga Jadi Simpanan Eks PM Malaysia

Baca Juga:Bebas Begal, Apalagi Copet, Pantas Negara Ini Paling Bahagia, Pengangguran Digaji 13 Juta Per Bulan

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.