Hacker Asal Surabaya Black Hat Retas Bitcoin Rp 500 Juta Dari 42 Negara

Hacker Surabaya Black Hat Retas Bitcoin

60DetikInetSurabaya Black Hat, komunitas hacker asal Surabaya memeras perusahaan yang diretas sistemnya oleh mereka dari hasil peretasan itu, mereka mengumpulkan sejumlah uang dalam bentuk bitcoin dan paypal.

“Mereka mengakses komputer dan atau sistem milik orang lain dengan cara apapun yang bertujuan memperoleh informasi eletronik atau dokumen elektronik dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan kemudian mengancam atau menakut-nakuti dengan meminta sejumlah uang,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (13/3/2018).

Polisi menemukan aliran uang dari sejumlah perusahaan yang menjadi korban peretasan ke rekening para pelaku. Rekening tersebut berupa bitcoin dan paypal.

Baca Juga : Klub Evan Dimas Dan Ilham Udin Di Malaysia Telan Kekalahan Tiga kali Secara Beruntun

surabaya black hat.jpg

“Selama periode 2016, rekening bitcoin dan paypal para pelaku ini dalam bentuk USD yang dikonversikan ke dalam rupiah senilai ratusan juta rupiah,” imbuhnya.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu mengatakan, motif para hacker ini adalah untuk keuntungan ekonomi.

“Mereka meminta sejumlah uang, yang dalam kurun waktu 2017 menerima lebih dari Rp 500 juta dalam bentuk bitcoin dan paypal,” kata Roberto.

Tiga dari enam pelaku ditangkap di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (11/3/2018) kemarin. Mereka telah meretas ribuan sistem, website maupun data perusahaan dan instansi pemerintahan.

Tidak hanya di Indonesia, mereka juga meretas sistem pemerintahan di luar negeri. Ada 42 negara yang diretas oleh komunitas Surabaya Black Hat ini.

Baca Juga : Pria Di Buleleng Tembak Leher Selingkuhan Istrinya Dengan Senapan Angin

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Source
zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.