Tentara Wanita Rusia Valentina Galatova Tewas saat Bertempur di Ukraina

Berita Hari Ini ~Valentina Galatova sempat menjadi topik perbicangan hangat. Ia merupakan tentara wanita Rusia pertama tewas saatr mengemban tugas kenegaraan di Ukraina.

Galatova meninggal pada 14 April 2022 di usianya yang berumur 27 tahun, ia meninggalkan satu orang putra berusia 8 tahun demi dinas militer setelah perintah Presiden Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina.

Kematian Galatova diduga akibat tembakan mortir dalam pertempuran di kota Mariupol. Hal ini dikonfirmasi awak media Rusia.

Valentina Galatova lahir di Siberia pada tahun 1994. Namun ketika umurnya masih belia, ia pindah dari Siberia menuju Voronezh, sekitar 170 mil barat laut kota Khrakiv di Ukraina.

Tidak lama menetap, galatova kembali pindah ke daerah provinsi Donetsk yang diduduki oleh separatis pro-Moskow.

Kendati aktif di bidang militer, ripanya Galatova mempunyai latar pendidikan di bidang psikologi. Ia merupakan lulusan psikologi di Donetsk dan lulus pada Januari tahun 2022 ini.

Galatova sudah berkuluarga, ia menikah dengan seorang prajurit angkatan bersenjata di Republik Rakyat Donetsk. Keduanya menikah dan menetap di Donetsk.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikarunia seorang anak laki-laki yang kini berusia 8 tahun.
Sayangnya, suami Galatova tewas dalam pertempuran di perbatasan dengan pasukan Ukraina tahun lalu.

Karier Galatova di militer Rusia memang sudah berlangsung lama. Sebelum ikut membantu garda depan peperangan, ia terlebih dahulu ditugaskan sebagai tenaga medis.

Pada saat itu, Rusia memang melarang wanita bertempur di garis depan. Ia juga merupakan bagian dari unti Rusia yang ditugaskan untuk menyerang Mariupol, Ukraina.

Unit tersebut secara brutal mengepung Mariupol selam dua bulan hingga hampir menghancurkan kota tersebut. Di sinilah Valentina Galatovaa mengembuskan napas terakhirnya akibat terbunuh oleh tembakan mortir.

Sebelumnya, Galatova juga pernah menjadi sukarelawan untuk angatakan bersenjata DPR. Ia lantas dikirim ke Ukraina.

Penugasan ini terjadi setelah Putin menyerang Ukraina untuk kedua kalinya pada Februari 2022.

Kini, Galatova sudah tidak ada, ia dikubur di wilayah barat daya Voronezh, kampung halamanya.
Sejumlah laporan menyebutkan, putra Galatova yang berumur 8 tahun diurus oleh sang nenek.

Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogel
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tanpa Potongan
New Member Depo Pertama 50rb Langsung Dapat 10rb

http://134.209.100.204/

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.