Timnas Indonesia Besutan Luis Milla Ditantang Menyerang Islandia

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Timnas Indonesia Ditantang Menyerang

60DetikSports ~ Timnas Indonesia besutan Luis Milla mendapat tugas berat untuk membalas, atau setidaknya mengimbangi negara kontestan Piala Dunia 2018 itu.

Timnas Indonesia akan ditantang Islandia pada Minggu (14/1/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Tim asuhan Luis Milla pastinya lebih siap untuk bertanding melawan islandia di bandingkan Indonesia Selection besutan Robert Alberts Rene.

Soalnya Robert Alberts hanya mempunyai waktu dua hari untuk membangun soliditas tim asuhannya.

Rata-rata pemain yang dipanggil Milla bermain bersama dalam waktu lama.

medium_4de39a1f66f826432ebfd0dd217827ae-crop.jpg

Pemain Veteran Timnas Indonesia U-22

Pemain-pemain veteran Timnas Indonesia U-22 yang menjadi kekuatan utama Tim Merah-Putih saat ini sempat menjalani pelatnas rutin jelang SEA Games 2017.

Sepanjang 2017 Timnas besutan luis milla telah intens mejalani laga uji coba internasionla dengan kombinasi pemain senior-muda dan tidak mengalami banyak perubahan.

Dari 24 pemain yang dipanggil buat keperluan uji coba melawan Islandia, hanya dua pemain Persib Bandung, Henhen Hermawan dan Victor Igbonefo, yang belum pernah merasakan tangan dingin Milla.

Kalau dilihat dari perbedaan ranking FIFA antara Indonesia dengan Islandi memang terlihat bak bumi dan langit tapi Luis Milla tidak gentar, Dirinya percaya tim asuhannya bisa mengimbangi permainan islandia.

Milla juga mengungkapkan telah mempelajari permainan Islandia saat pertandingan dengan Indonesia Selection.

“Kami akan mencoba melakoni laga itu dengan kondisi terbaik. Kami telah melihat pertandingan yang dimainkan Islandia. Mereka adalah tim yang menyerang dan memiliki transisi bertahan yang juga baik,” kata Milla dalam konferensi pers di hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

“Menurut kami, kelebihan Islandia adalah sesuatu yang menarik. Kami akan mencoba menjadikan itu sebagai pengalaman. Kami lantas akan bermain rapat dan juga kolektif. Saya percaya kami akan mempersulit Islandia pada laga besok karena kami juga memiliki skuat yang berkualitas,” lanjut Milla.

Baca juga : Mengenal Kisah Panjang Sejarah Yakuza Organisasi Kriminal Di Jepang

Baca juga : Benarkah Micin Bikin Otak Lemot ? Berikut Penjelasan Nutrisionis

luis-milla_20170108_205401-crop.jpg

Pemain Yang Dikenal Ofensif

Luis Milla menujukkan kalau sang pelatih dikenal doyan bermain ofensif, sang mentor yang juga sempat merumput di klub elite Spanyol, Real Madrid dan Valencia dikenal doyan bermain menyerang.

Bukan rahasia lagi keputusan PSSI mendatangkan Luis Milla karena ingin Timnas Indonesia bermain sepak bola indah ala Tiki-taka.

Dilihat dari komposisi 24 pemain yang dipanggil, terlihat kalau Luis Milla berani meladeni permainan menyerang Islandia.

Banyak pemain berkarakter menyerang dipanggil menghadapi Islandia yang langganan menggunakan formasi tradisional 4-4-2.

Selain Boaz Solossa dan Lerby Eliandry yang diplot sebagai penyerang tengah, Milla juga memasukkan nama macan-macan gol dari lini kedua layaknya: Egy Maulana, Osvaldo Haay, Saddil Ramdani, Febri Haryadi, Septian David Maulana, Andik Vermansah, Ilham Udin.

Di sektor tengah, sang mentor hanya memanggil tiga gelandang bernaluri bertahan, yakni: Bayu Pradana, M. Hargianto, dan Hanif Syahbandi.

Di lini belakang Luis Milla hanya memasukkan empat bek tengah, Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama, Bagas Adi, dan Victor Igbonefo. Pemain terakhir disebut sudah hampir tiga tahun absen membela timnas.

Victor jadi pemain paling tua di lini belakang. Stoper berdarah Nigeria itu berusia 32 tahun (kelahiran 10 Oktober 1985). Tiga musim terakhir ia melanglang buana di Liga Thailand.

26158873_218128848730911_1972742010209042432_n-crop.jpg

Victor Igbonefo Yang Kembali Ke Timnas indonesia

Pemanggilan Victor Igbonefo, yang baru direkruit Persib Bandung, bisa dipahami. Islandia tim kuat dengan bola-bola udara. Mereka senang menggeber direct play.

Jika melihat pertandingan Islandia melawan Indonesia Selection, terlihat jelas amat berbahayanya umpan-umpan diagonal dari kedua sisi sayap kubu lawan.

Milla butuh bek yang kuat dalam duel-duel bola udara. Dengan tinggi 183 cm, selama ini Victor dikenal sebagai bek yang tangguh bola atas.

Islandia akan sangat diuntungkan dengan kondisi rumput SUGBK yang standarnya sama bagus dengan lapangan yang dipakai buat hajatan akbar sekelas Piala Dunia dan Piala Eropa.

Milla juga menyoroti SUGBK yang baru selesai direnovasi pada Desember 2017.

“Menurut saya SUGBK sudah sangat baik. Levelnya pun sudah berada di level dunia. Saya pun berharap kami bisa menikmati bagusnya kondisi lapangan SUGBK, dengan mencapai level permainan kelas dunia,” tutur Milla.

Luis Milla masih sangat trauma dengan kondisi lapangan di Aceh saat Timnas Indonesia besutannya bermain di Tsunami Cup di pengujung tahun lalu.

Lapangan rusak parah karena guyuran hujan lebat. Keinginannya agar Timnas Indonesia bermain bola-bola pendek tak bisa berjalan dengan mulus.

Publik sepak bola Tanah Air pun berharap Timnas Indonesia bernyali meladeni permainan Islandia. (atn/ymn)

Baca juga : Jawaban Mengejutkan Jusuf Kalla Saat Ditanya Enak Jadi Wapres Jokowi Atau SBY !!

Baca juga : Inilah Peserta Piala Dunia Yang Akan Jadi Calon Lawan Timnas Setelah Islandia

 

Berikan Tanggapan Kalian Serta Share Lewat Tombol Di Bawah

Source | Promotion : Togel Online
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Leave a Reply