Menghebohkan Turki Hapus Pelajaran Evolusi Dan Terapkan Ajaran Jihad

Ajaran Jihad Di Turki

Berita Hari Ini ~ Mulai bulan September nanti Turki akan memberlakukan kurikulum pendidikan baru dengan Ajaran Jihad yang mencemaskan sebagian kelompok masyarakat.

Perubahan-perubahan tersebut berdampak pada siswa-siswa kelas satu, lima dan sembilan, dan yang menjadi kontroversi utama adalah dihilangkannya pelajaran yang membahas tentang teori evolusi di sekolah menengah.

Upaya kudeta yang berlangsung tahun lalu pun ditonjolkan dalam kurikulum yang diusulkan.

Oposisi sekuler di Turki mengatakan, Presiden Recep Tayyip Erdogan dan partai Adalet ve Kalkinma Partisi (AK) yang berkuasa berusaha untuk menghapus nilai-nilai yang diterapkan sang pendiri, dan membuat masyarakatnya lebih Islami dan konservatif.

Erdogan telah berulang kali mengungkapkan ambisinya untuk membuat generasi mudanya lebih taat beragama.

Menteri Pendidikan Ismet Yilmaz mengatakan bahwa mereka hanya meniadakan “mata pelajaran yang tidak perlu, kuno dan tema yang berulang” dari kurikulum dan tidak adil untuk memperdebatkan masalah-masalah tertentu, padahal sudah sejauh ini sudha terjadi 100.000 perubahan.

para pengamat menyatakan bahwa bab awal tentang asal-usul manusia telah dihapus dari kurikulum.

ajaran jihad.jpg

Teori Evolusi Tidak Berguna

Menghapus hal itu dan mempertahankan konsep lebih lanjut dari teori evolusi, tidak ada gunanya, kata mereka.

“Mereka ingin mengajarkan tentang asal mula manusia seperti yang tertulis dalam naskah-naskah keagamaan, bahwa kita semua keturunan dari Adam dan Hawa,” kata Orhan Yildirim.

pengenalan konsep Ajaran Jihad di sekolah menengah, siapa saja yang keluar dari masjid hari ini apa yang ia pahami dengan kata jihad – 99% akan mengatakan bahwa mereka memandang jihad sebagai alasan utama perang di Timur Tengah.

Kami tidak akan membiarkan pemerintah memutarbalikkan kata dan membuat konsep Ajaran Jihad jadi sekaan hal yang normal,” kata Orhan Yildirim.

Kementerian pendidikan mengatakan bahwa perubahan kurikulum terjadi melalui konsultasi dengan lebih dari 180.000 orang, yang memberikantanggapan terhadap rancangan kurikulum tersebut.

Kepala Egitim-Is, Orhan Yildirim berpendapat bahwa perubahan kurikulum itu merupakan langkah ideologis.

“Kurikulum baru ini adalah kudeta terhadap pendidikan di Turki. Anda tidak perlu memiliki senjata untuk melakukan kudeta Jika Anda menghantam pendidikan suatu negeri seperti ini, maka mustahil negeri itu bisa sejajar dengan negara-negara yang makmur, ” katanya. (atn/ymn)

Baca Juga : Mahasiswa Asal Amerika Menciptakan Properti Untuk Berjalan Di Atas Air

Baca Juga : Guru Seksi Asal Inggris Ini Dipecat Karena Berprofesi Sebagai Model Lingerie

 

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Jitu Kalian Sekarang

Cash Back 2% Untuk Semua Pasaran Setiap Minggunya

Di sini.jpg

Source
zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.