Turki Menghapus Pelajaran Evolusi Dan Terapkan Ajarkan Jihad Di Sekolah

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

60DetikNews ~  Mulai bulan September nanti Turki akan memberlakukan kurikulum pendidikan baru yang mencemaskan sebagian kelompok masyarakat.

Perubahan-perubahan tersebut berdampak pada siswa-siswa kelas satu, lima dan sembilan, dan yang menjadi kontroversi utama adalah dihilangkannya pelajaran yang membahas tentang teori evolusi di sekolah menengah.

Upaya kudeta yang berlangsung tahun lalu pun ditonjolkan dalam kurikulum yang diusulkan.

Oposisi sekuler di Turki mengatakan, Presiden Recep Tayyip Erdogan dan partai Adalet ve Kalkinma Partisi (AK) yang berkuasa berusaha untuk menghapus nilai-nilai yang diterapkan sang pendiri, dan membuat masyarakatnya lebih Islami dan konservatif.

Erdogan telah berulang kali mengungkapkan ambisinya untuk membuat generasi mudanya lebih taat beragama.

Menteri Pendidikan Ismet Yilmaz mengatakan kepada 60DetikNews bahwa mereka hanya meniadakan “mata pelajaran yang tidak perlu, kuno dan tema yang berulang” dari kurikulum dan tidak adil untuk memperdebatkan masalah-masalah tertentu, padahal sudah sejauh ini sudha terjadi 100.000 perubahan.

_97473222_turki3.jpg

para pengamat menyatakan bahwa bab awal tentang asal-usul manusia telah dihapus dari kurikulum. Menghapus hal itu dan mempertahankan konsep lebih lanjut dari teori evolusi, tidak ada gunanya, kata mereka.

“Mereka ingin mengajarkan tentang asal mula manusia seperti yang tertulis dalam naskah-naskah keagamaan, bahwa kita semua keturunan dari Adam dan Hawa,” kata Orhan Yildirim.

pengenalan konsep jihad di sekolah menengah, siapa saja yang keluar dari masjid hari ini apa yang ia pahami dengan kata jihad – 99% akan mengatakan bahwa mereka memandang jihad sebagai alasan utama perang di Timur Tengah.

Kami tidak akan membiarkan pemerintah memutarbalikkan kata dan membuat konsep jihad jadi sekaan hal yang normal,” kata Orhan Yildirim.

Kementerian pendidikan mengatakan bahwa perubahan kurikulum terjadi melalui konsultasi dengan lebih dari 180.000 orang, yang memberikantanggapan terhadap rancangan kurikulum tersebut.

Kepala Egitim-Is, Orhan Yildirim berpendapat bahwa perubahan kurikulum itu merupakan langkah ideologis. Toto

“Kurikulum baru ini adalah kudeta terhadap pendidikan di Turki. Anda tidak perlu memiliki senjata untuk melakukan kudeta. Jika Anda menghantam pendidikan suatu negeri seperti ini, maka mustahil negeri itu bisa sejajar dengan negara-negara yang makmur, ” katanya. (atn/ymn)

 

Berikan Tanggapan Kalian Lewat Tombol Reaksi Di Bawah

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Leave a Reply