Vladimir Putin Bersiap Perang Panjang di Donbas Ukraina

Berita Hari Ini ~Presiden Vladimir Putin tidak akan mengakhiri perang Ukraina dengan operasi militer di Donbas. Putin juga dikabarkan bertekad untuk membangun jembatan darat ke wilayah yang dikuasai Rusia di Moldova.

Setidaknya hal itu disampaikan oleh Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Avril Haines pada Selasa 10 Mei. Intelijen AS juga memandang semakin besar kemungkinan bahwa Putin akan memobilisasi seluruh negaranya, termasuk memerintahakan darurat militer dan mengandalkan ketekunannya untuk mengurangi dukungan Barat untuk Ukraina.

Kami menilai Presiden Putin sedang mempersiapkan konflik berkepanjangan di Ukraina di mana dia masih berniat untuk mencapai tujuan di luar Donbas,’kata Haines, Rabu 11 Mei 2022.

Intelijen AS menganggap keputusan Putin untuk memusatkan pasukan Rusia di wilayah Donbas Timur adalah hanya perubahan sementara setelah kegagalan mereka untk merebut Kiev di utara.

Pasukan Rusia masih berniat untuk memenangkan wilayah dui seberang pantai Laut Hitam, sebagaian untuk mengamankan sumber daya air untuk Krimea, yang direbut Moskiw pada 2014, Haines mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat.

Kami melihat indikasi bahwa militer Rusia ingin memperpanjang jembata darat ke Transnistria, mengacu pada wilayah separatis Moldova yang didukung Moskow di sepanjang perbatasan barat daya Ukraina.

Namun, Haines mengatakan pasukan Rusia saat ini tidak cukup besar atau kuat untuk merebut dan menguasai semua wilayah itu tanpa mobilisasi pasukan dan sumber daya yang lebih umum dari masyarakat Rusia.

Pemimpin Rusia itu menghadapi ketidaksesuaian antara ambisinya dan kemampuan militer konvensional Rusia saat ini,”tegasnya.

Itu kemungkinan berarti beberapa bulan ke depan melihat kita bergerak di sepanjang lintasan yang lebih tidak terduga dan berpotensi meningkat.

Tren saat ini meningkatkan kemungkinan bahwa Presiden Putin akan beralih ke cara yang lebih drastis, termasuk memberlakukan darurat militer, reorientasi produk industri atau opsi militer yang berpotensi meningkat untuk membebaskan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuannya.

Pasukan Rusia akan melakukan lebih banyak upaya untuk mengganggu pasokan militer Barat untuk Ukraina, dan Moskow dapat mencoba untuk membalas sanksi ekonomi.

Dia mengatakan bahwa pemimpin Rusia mengandalkan kemampuan untuk bertahan lebih lama dari dukungan Barat untuk Ukraina saat perang berlanjut.

Putin kemungkian besar juga menilai bahwa Rusia memiliki kemapuan dan kemauan yang lebih besar untuk menanggung tantangan daripada musuh-musuhnya dan dia mungkin mengandalkan tekad AS dan Uni Eropa untuk melemah karena kekurangan pangan, inflasi dan harga energi semakin buruk.

 

Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogel
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tanpa Potongan
New Member Depo Pertama 50rb Langsung Dapat 10rb

http://134.209.100.204/

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.