Wagub DKI Sandiaga Uno Akan Cabut Subsidi Transjakarta

Subsidi Transjakarta Di Cabut

Berita Hari Ini ~ Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan mencabut Subsidi Transjakarta pada tahun 2019.

Sandiaga akan mencabut subsidi tersebut karena subsidi yang disiapkan untuk Tansjakarta di APBD hanya terserap 50 persen.

Dirinya juga menjelaskan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono tengah melakukan perhitungan dengan subsidi tersebut.

Penganggaran Subsidi Transjakarta di APBD menurutnya masih sangat besar.

“Pak Budi sedang berhitung karena subsidi di APBD untuk Transjakarta mencapai Rp 2-3 triliun. Saya rasa pencapaian Transjakarta ini adalah sebuah langkah penghematan yang luar biasa.”

“Dengan non-fare box revenue kita harap mereka bisa mandiri dan tidak memerlukan subsidi lagi,” tandasnya.

Meskipun begitu, Wagub Sandiaga Uno pastikan tarif tidak akan naik walaupun subsidi dicabut.

subsidi transjakarta.jpg
Bus Transjakarta

Tantangan Untuk Tidak Mengunakan Subsidi Transjakarta

“Tidak naik sama sekali, mereka justru akan meningkatkan pendapatan di luar tiket (non-fare box revenue). Kita harap tidak membebani APBD ke depan,” ujar Sandiaga di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Sandiaga bahkan menantang Direktur Utama PT Transjakarta untuk tidak menggunakan subsidi di tahun 2019.

“Saya bahkan menantang Direktur Utama PT Transjakarta, Pak Budi Kaliwono untuk tidak menggunakan subsidi di tahun 2019″.

” Subsidi yang hanya terserap 50 persen menunjukkan kinerja PT Transjakarta baik dan Pak Budi telah melakukan optimalisasi dan efisiensi,” terang Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan waktu diberi tantangan tersebut, Budi Kaliwono menyanggupinya. PT Transjakarta sekarang sedang merencanakan inovasi untuk meningkatkan pendapatan non tiket.

Dirinya berharap dengan terobosan yang dilakukan PT Transjakarta bisa meningkatkan jumlah penggunanya.

256966_620-crop
Pencabutan Subsidi Transjakarta

Kartu OK OTRIP Dari Pemprov DKI

“Pemprov Jakarta akan siap memfasilitasi apabila PT Transjakarta ingin meningkatkan pendapatan non tiket. Semoga dengan program OK OTrip juga PT Transjakarta bisa meningkatkan jumlah pengguna dari 500 ribu orang menjadi satu juta pengguna,” pungkasnya.

Sebelumnya Pemprov DKI telah meluncurkan kartu untuk pengguna transportasi yang diberi nama OK OTRIP.

Fungsi kartu tersebut adalah pengguna bisa memakai tiga moda transportasi tersebut dengan tarif maksimal Rp 5 ribu sekali jalan.

Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan uji coba tersebut akan dilakukan di 4 wilayah di ibukota, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Transjakarta akan berintegrasi dengan 69 angkutan bus kecil pada 4 trayek tersebut. Live uji coba itu akan dilakukan selama 3 bulan, mulai 15 Januari hingga 15 April 2018.

Nantinya program tersebut akan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, yakni Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI, PT Transportasi Jakarta, serta pengusaha angkutan umum. (atn/ymn)

Baca Juga : Polda Metro Akan Melakukan Operasi Lilin Jaya Jelang Natal Dan Tahun Baru 2018

Baca Juga : Mantan Polisi Bali Tewas Dengan Kondisi Mengenaskan Di Sebuah Rumah kosong

 

Hari Gini Masih Galau Cari BO Yang Aman ? Mau Gabung Di BO Aman Dan Terpercaya ?
Mau Menang Jackpot Togel Dengan Modal 20rb? Segera gabung dapatkan Ragam Promo Menarik
Jadi Buruan Daftar Dan bergabung dengan kami


togel online terpercaya

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.