Wanita ini Tidak Makan Buah dan Sayur Selama 22 Tahun, Kini Terancam Buta

Tidak Makan Buah Dan Sayur Terancam Buta

60DetikHealth ~ Seorang wanita berusia 25 tahun yang tidak pernah makan buah atau sayuran dalam 22 tahun khawatir, bisa menjadi buta karena pilihan makanannya.

Jade Youngman, dari Norwich, menderita gangguan asupan makanan terbatas (ARFID), suatu bentuk makan ekstrim yang mempengaruhi sekitar 3 persen orang.

Wanita berusia 25 tahun ini hanya makan pizza, pasta biasa, keripik dan nugget ayam sejak usia tiga tahun.

Jangankan makan buah dan sayuran, bahkan hanya melihatnya saja di piringnya sudah membuatnya mual dan muntah.

Dia mengaku telah mengunjungi sejumlah terapis sebagai upaya untuk membatasi gangguan makannya, tetapi tidak berhasil.

Dan sekarang, petugas medis telah memperingatkannya bahwa dia berisiko kehilangan penglihatannya, karena tubuhnya kekurangan nutrisi penting.

Youngman telah berbicara tentang masalahnya setelah dua remaja kehilangan penglihatan karena gangguan makan.

Seorang penderita ARFID berusia 18 tahun bernama Harvey Dyer tiba-tiba menjadi buta di mata kirinya pada Oktober tahun lalu karena dia hanya makan keripik dan cokelat.

Dan seorang anak berusia 19 tahun dari Bristol juga mengalami kondisi yang sama karena hanya makan keripik sepanjang hidupnya.

Saya tidak kehilangan pandangan saya tetapi latar belakang Harvey sangat mirip dengan saya, jadi saya benar-benar khawatir tentang hal itu,” katanya.

Saraf optik terdiri dari jutaan serat dan bertanggung jawab untuk mentransfer informasi visual dari retina ke otak.

Ketika serat menjadi rusak karena kekurangan vitamin, saraf optik kehilangan kemampuannya untuk menyampaikan pesan ke otak.

Baca Juga : Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Jika Ingin Berhenti Merokok.

Baca Juga : 6 Gejala Awal Terkena Kanker Yang Harus Diwaspadai.

Ayo Daftar Dan Pasang Angka Kalian Di Agen Togel Terpercaya Musimtoto

Cash Back 2% Dan Bonus Free Saldo 10rb Untuk New Member

BANNER 4

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.